Usai Diamankan, 24 Pelajar Sujud Mencium Kaki Orang Tuanya

share on:
Para pelajar yang diamankan petugas bersujud meminta maaf kepada orang tuanya || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Patroli Polsek Dlingo Kabupaten Bantul mengamankan 24 remaja beserta 24 sepeda motornya, Jumat (31/3) pukul 22.45 WIB. 

Pengamanan terhadap mereka dilakukan sebagai antisipasi aksi balap liar sepeda motor, tawuran dan peledakan petasan. Setelah diamankan, para remaja tersebuti diberikan pengarahan dan dipersilahkan pulang ke rumah masing-masing.

“Selama Ramadan ini kami patroli dilogis, merazia balap liar, petasan dan tawuran. Kami amankan para remaja yang diduga akan melakukan tawuran sarung. Selanjutnya dilakukan pembinaan,” kata Kapolsek Dlingo AKP Basungkawa SH MH, Sabtu (1/4/2023).

AKP Basungkawa mengungkapkan, sekelompok remaja berjumlah 24 itu diamankan saat sedang nongkrong di sebelah utara SMPN 1 dan di Jalan Patuk Dlingo. Mereka semuanya pelajar, rinciannya 16 (enam belas) nongkrong dan sebanyak 8 (delapan) orang pelajar diduga telah melakukan  perang sarung.

“Umtuk pembinaan maka polisi menghadirkan orang tua atau wali dari masing-masing yang diamankan dilokasi atau Polsek Dlingo. Dalam kesempatan itu kami memberikan imbauan kepada para orang tua atau walinya agar senantiasa berpartisipasi dalam menjaga serta mengawasi putranya,” tambahnya.

Selain itu juga menghadirkan Forkompinkap Dlingo dan pihak sekolah untuk turut memberikan arahan kepada para pelajar tersebut.

Meski para pelajar itu diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, namun sepeda motornya terpaksa dimankan dan boleh diambil setelah Lebaran. Kebijakan ini dilakukan sebagai pembinaan agar mereka jera dan tidak melakukan perbuatan serupa. (Spd)

 


share on: