Yogyapos.com (SLEMAN) - Musyawarah Nasional (Munas) VII Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) bakal digelar di Yogyakarta. Rencananya kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono x dilangsungkan di Royal Ambarukmo Hotel di Jl. Adisucipto, Caturtunggal, Depok, Sleman DIY pada Kamis 10 Maret 2022.
Plt Ketua Umum DPP Ikadin sekaligus Ketua SC Munas VII, Dr Roberto Hutagalung SH MH didampingi Wakil Ketua Umum II DPP Ikadin Susilo Lestari SH MH, Ketua OC Pusat Munas VII Rusdin Ismail SH MH dan Ketua Panitia Pelaksana Munas VII Dr Najib A Gisymar SH MHum, menjelaskan bahwa pada 10 Maret 2022 akan dilaksanakan musyawarah nasional dan salah satu agendanya yakni akan dilakukan pemilihan Ketua Umum Ikadin.
“Ikadin merupakan salah satu organisasi advokat tertua saat ini di Indonesia, medio sebelumnya Ikadin itu dipimpin oleh Ketua Umum yang periodisasinya ada dua yaitu Profesor Doktor Tudung Mulya Lubis yang saat ini sedang menjabat sebagai Duta Besar di Norwegia, dan besok pada tanggal 10 Maret 2022 kita akan melaksanakan munas, karena beliau sudah dua kali menjabat sebagai ketua umum, sesuai dengan aturan angaran dasar rumah tangga maka besok akan dilakukan pemilihan Ketua Umum Ikadin yang baru,” terang Roberto kepada wartawan saat dilakukan perss conference di ruang Srimanganti Royal Ambarukmo Hotel, Rabu (9/3/2022).
Dikatakannya, sejauh ini dalam tampuk kepemimpinan Prof Dr Tudung Mulya Lubis, pada periode 5 tahun terakhir telah merampungkan sejumlah kegiatan yang telah dijabarkan dalam program Ikadin, yakni Ikadin untuk organisasi dan Ikadin untuk anggota, Ikadin untuk masyarakat serta Ikadin untuk go internasional.
Selain itu melalui Munas VII akan disusun program dan kegiatan organisasi sekaligus pembaharuan Anggaran Dasar Rumah Tangga dan mempersiapkan sejumlah rekomendasi yang akan disampaikan secara organisasi, baik secara internal kepada anggota maupun eksternal kepada Pemerintah maupun kepada lembaga penegak hukum lainnya.
“Program-program tersebut telah kita lakukan dengan baik, baik dengan melaksanakan kegiatan bantuan hukum secara prodeo kepada masyarakat, kemudian pembinaan terhadap anggota antara lain kita melakukan pendidikan, ujian, pengangkatan, sumpah advokat. Anggota kita lebih dari 3000 advokat pada saat ini sudah mempersiapkan diri dengan baik dengan adanya Musyawarah Nasional ini,” ungkapnya.
Selain itu lanjut dia, kiprah ditingkat nasional, sejumlah agenda kegiatan nasional telah dilaksanakan dengan menyampaikan masukan-masukan kepada Pemerintah tentang pembaharuhan pembangunan hukum nasional secara sistematis dan secara sinergis.
“Untuk kegiatan-kegiatan internasional kita juga masuk kedalam kegiatan yang dilakukan oleh organisasi Internasional Advokat, dan kegiatan tersebut secara berkala kita ikuti baik itu di Negara Singapura, dan kegiatan yang lainnya,” pungkasnya. (Opo/Met)
