Ratusan Peserta Ramaikan Fun Run Islami dan Shafiyah Expo

share on:
Antusiasme peserta perempuan dalam Pureway Run Jogja 2026, di JEC, Minggu (21/6/2026) || YP-Raja

Yogyapos.com (BANTUL) - Ratusan peserta mengikuti ajang Pureway Run Jogja 2026 yang mengusung tema “More Than A Run: A Morning Filled With Energy, Connection, and Experience”, di memadati Jogja Expo Center (JEC) Banguntapan Bantul, Minggu (21/6/2026).

BACA JUGA: Dr Najib Gisymar SH: Penangkapan dr Tyfa-Roy Suryo Tak Proposional, Terksesan Dipaksakan

Kegiatan ini menghadirkan pengalaman olahraga yang sehat, aman, dan penuh kebersamaan. Peserta memulai lari sejak pukul 05.40 WIB dengan semangat “Run. Connect. Celebrate.” Panitia juga menyediakan berbagai fasilitas menarik, mulai dari tiket masuk Shafiyah Expo, refreshment, produk Kahf dan Wardah, photobooth 360 derajat, hingga doorprize.

BACA JUGA: Masyarakat Minang di Yogyakarta Laporkan Abu Janda ke Polda

Ketua Panitia, Muhamad N Urdin Faali, menjelaskan bahwa Pureway Run diselenggarakan bersamaan dengan Shafiyah Expo, sebuah pameran bernuansa Islami yang berlangsung di Jogja Expo Center.

Menurutnya, konsep acara ini sengaja dibuat berbeda dari fun run pada umumnya karena menerapkan pemisahan peserta laki-laki dan perempuan. “Kami ingin menghadirkan fun run yang lebih nyaman dan aman bagi peserta Muslim. Karena itu, kategori laki-laki dan perempuan dipisahkan,” ujarnya kepada awak media.

BACA JUGA: Persiapkan Haji Sejak Dini, KBIHU PCNU Bantul Bimbing Calon Jemaah

Panitia membagi rute menjadi dua kategori.

Peserta laki-laki menempuh jarak 5 kilometer dengan rute khusus yang dimulai dan berakhir di Jogja Expo Center. Sementara itu, peserta perempuan mengikuti rute 3 kilometer yang juga dimulai dan berakhir di Jogja Expo Center. Pembagian rute tersebut menjadi salah satu ciri khas Pureway Run yang mendapat respons positif dari peserta.

Ketua Panitia, Muhamad N Urdin Faali

Ajang olahraga ini diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan. Selain menjadi sarana olahraga, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan penguatan komunitas Muslim di Yogyakarta. Dukungan berbagai pihak turut menyukseskan acara, termasuk Wardah, Kahf, PSI, serta sejumlah sponsor lainnya.

BACA JUGA: Menteri Jumhur: Tanam Bambu Solusi Rehabilitasi Lingkungan dan Sumber Penghasilan Warga

Panitia menetapkan aturan berpakaian yang sesuai dengan konsep acara. Peserta perempuan diwajibkan mengenakan jilbab dan pakaian yang sesuai syariat. Peserta laki-laki diwajibkan mengenakan pakaian olahraga yang sopan dan menutup aurat, seperti celana training panjang atau pakaian yang menutupi lutut.

Meski mayoritas peserta beragama Islam, panitia tetap membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk mengikuti kegiatan ini selama mematuhi ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA: Solihul Hadi Pimpin PKB Yogya Periode 2026-2031, Targetkan 5 Kursi DPRD

Muhamad N Urdin Faali mengakui panitia menghadapi sejumlah tantangan selama persiapan hingga pelaksanaan acara. Keterbatasan jumlah panitia dan pengaturan peserta yang terpisah menjadi tantangan tersendiri.

BACA JUGA: Puisi Aprinus Salam: Indonesia Sedang Berjalan Ke Mana

Namun demikian, seluruh rangkaian kegiatan berhasil berlangsung dengan baik, aman, dan kondusif. “Ada beberapa kendala teknis terkait rute, tetapi semuanya dapat dikondisikan dengan baik sehingga acara berjalan lancar sampai selesai,” katanya.

Panitia berharap Pureway Run dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan menjangkau lebih banyak peserta pada masa mendatang.

BACA JUGA: Menyelami Laut Kerinduan dalam 'Gelombang Laut Ibu' Karya Ulfatin Ch

Selain mendorong gaya hidup sehat, kegiatan ini diharapkan menjadi alternatif olahraga yang nyaman bagi masyarakat Muslim. “Harapannya, Pureway Run bisa hadir lagi tahun depan dengan persiapan yang lebih matang dan peserta yang lebih banyak,” pungkasnya. (Rja)


share on: