Pertamina Pastikan Aman Stok BBM untuk Wilayah DIY

share on:
Sales Area Manager Pertamina wilayah Yogyakarta, Muhammad Ivan Syuhada saat di Mapolda DIY || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dari  PT. Pertamina (Persero) bagi masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jelang Lebaran Idul Fitri 1443 H hingga paska liburan lebaran dalam level aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat. Kepastian tersebut disampaikan oleh Sales Area Manager Pertamina wilayah Yogyakarta, Muhammad Ivan Syuhada dalam keterangannya.

“Terkait stok BBM, kami sudah mengaktifkan satgas sejak 13 April 2022, dalam kondisi ini ketersediaan stok, baik pertalite, pertamax, solar, dexlite selalu dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan BBM di tengah masyarakat,” terang Ivan Syuhada saat ditemui yogyapos.com, di Mapolda DIY, Selasa (19/4/2022).

Dia menambahkan, sejauh ini membuat pihaknya menerapkan sistem pasokan untuk wilayah di DIY dalam jangka 10 hari. Perkiraan lonjakan pemudik atau pengguna kendaraan sudah diantisipasi.

“Dalam menghadapi kemungkinan lonjakan pemudik sudah dipersiapkan, apalagi DIY ini dipompa pipa dari wilayah Cilacap, kami kan tinggal dorong dari sana,” katanya.

Selama ini konsumsi solar yang disalurkan mencapai rata-rata 600 kilo liter atau  600 KL, sedangkan posisi saat terdapat stok sekitar 10 ribu KL. “Untuk kebutuhan pertalite ada diangka 22 ribu KL dan bisa berubah setiap hari dan pertamax stok lebih banyak lagi,” jelasnya.

Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengatakan Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Objek Vital Nasional telah menjalin kerjasama dengan Polisi Republik Indonesia (Polri) dalam rangka pengamanan proses bisnis Pertamina yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat umum yakni dalam hal ini pemenuhan energi.

“Kami berharap sinergi antara Pertamina dengan Polri yang telah berjalan dengan baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga pemenuhan kebutuhan energi untuk masyarkat Indonesia tidak terganggu,” kata dia.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat dapat bijak dalam menggunakan produk subsidi produk Pertamina dengan mengacu dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Apabila masyarakat menemukan adanya dugaan maupun indikasi penyalahgunaan produk BBM subsidi, dapat segera melaporkan kepada pihak kepolisian setempat atau Pertamina Call Center di nomor 135.  (Opo)

 

 


share on: