Pengurus Masjid Al Barokah Jlegongan Terima Dana Hibah Rp 20 Juta

share on:
Bupati Sleman Kustini saat memberikan secara simbolis dana hibah kepada Takmir Masjid Al barokah Jlegongan Margorejo Tempel, Senin (18/10/2021) || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Bupati Kustini, menyerahkan dana hibah keagamaan di Masjid Al Barokah Jlegongan Margorejo Kapanewon Tempel, Senin (18/10/2021). Dana yang sama juga diberikan 40 Masjid, 12 Mushola serta 8 pondok pesantren di 17 Kapanewon yang di willayah Kabupaten Sleman.

Penyerahan dana hibah seluruhnya dilaksanakan hingga 9 November 2021. Sedangkan yang diberikan bervariasi yakni Rp 5-50 juta sesuai SK Bupati yang totalnya pada tahun 2021 sebesar Rp 1,5 Milyar.

Kustini dalam sambutannya mengatakan, antusias masyarakat dalam mengakses dana hibah ini cukup tinggi dilihat dari pengajuan melalui proposal jumlahnya ratusan. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana ibadah masyarakat melalui rehabilitasi dan renovasi sehingga diharapkan dapat meni gkatkan kenyamanan dan semangat beribadah jamaah dalam rangka mewujudkan Sleman yang cerdas, relegius serta sejahtera.

“Karena dana hibahnya terbatas, kami baru bisa memberikannya 60 penerima. Dan semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kegiatan ibadah di masjid, mushola maupun Ponpes,” kata Kustini.

Sementara itu Kabag Pembangunan Sekda Sleman Elli Widiastuti mengungkapkan, mekanisme pemberian dana hibah keagamaan melalui pengajuan proposal ke Bupati Sleman kemudian dilakukan proses verifikasi oleh tim Pemkab Sleman. Sedangkan untuk penerima dana hibah ini yakni tempat ibadah yang telah memiliki nomor registrasi dari instansi berwenang Kemenag bisa masjid,mushola,pondok pesantren Taman Pendidikan Alquran (TPA).

“Namun untuk tahun 2021 sesuai proposal masyarakat hanya masjis, mushola dan Pondok Pesantren,” ungkapnya.

Suparjo selaku Takmir Masjid Al Barokah mengatakan, merasa bersyukur dengan adanya bantuan dana hibah keagamman ini. Sebelumnya Masjid Al Barokah merupakan bangunan rumah yang berwujud mushola. Namun seiring perjalanan waktu para pengurus serta takmir mengurus izin untuk merngubah mushola tersebut menjadi masjid. Dengan adanya bantuan sebesar Rp 20 juta dari Pemkab Sleman ini diharapkan sebagai stimulan dapat untuk menggerakkan masyarakat berpatisipasi dalam pembangunan Masjid Al Barokah.

“Warga sekitar masjid kalau sholat Jumatan pergo ke tetangga dusun yang jaraknya 500 meter karena belum punya masjid. Alhamdulillah ijin berjalan lancar dan kami berencana merehab masjid ini menjadi dua lantai dikarena lahannya terbatas,” tandasnya. (Agn) 


share on: