BKKBN Berikan Penghargaan 'Bangga Kencana' kepada Dua Kepsek SMP dan Bupati Sleman

share on:
Danang Maharsa mewakili Bupati Sleman terima penghargaan 'Bangga Kencana dari BKKBN || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - BKKBN memberikan penghargaan Bangga Kencana kepada Bupati Sleman atas komitmen dan dukungan terhadap pelaksanaan program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Kabupaten Sleman Tahun 2021.

Penghargaan tersebut diberikan dalam Rapat Kerja Daerah Program Bangga Kencana Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh perwakilan BKKBN DIY, di Espac Hotel Depok Sleman, Kamis (10/3). Penyerahannya dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Utama (Sistama) BKKBN Pusat, Tarip Agus Rayanto dan diterima okeh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.

Danang merasa bangga atas penghargaan tersebut, sekaligus akan semakin memacu semangat Pemkab melalui OPD tersebut untuk terus mendukung program Bangga Kencana dan upaya penurunan stunting di Kabupaten Sleman.

“Kedepannya kita siap melaksanakan program pemerintah pusat, BKKBN kaitannya program Bangga Kencana dan penurunan stunting,” ujar Danang. Selain Bupati Sleman, BKKBN juga memberikan penghargaan dua sekolah di Kabupaten Sleman yakni SMPN 2 Pakem sebagai juara 2 lomba Sekolah Siaga Kependudukan Paripurna Tahun 2022, katagori SMP/sederajat dan SMPN 2 Ngemplak sebagai juara 3 dalam lomba yang sama. 

Rapat Kerja Daerah Tahun 2022 mengangkat tema 'Penguatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting melalui Optimalisasi Sumber Daya dan Konvergensi lintas Sektor', diikuti peserta sejumlah 150 orang terdiri dari unsur Forkopimda DIY dan mitra kerja DIY, mitra kerja kabupaten/kota dan jajaran Perwakilan BKKBN DIY.

Sementara itu selaku Kepala Dinas P3AP2KB Sleman, Suci Iriani Sinuraya mengatakan, Bahwa Kabupaten Sleman memiliki beberapa uoaya ubtuk melaksanakan program Bangga Kencana dan penurunan Stunting.

Menurutnya, telah mengoptimalkan SDM yang ada untuk mendukung program Bangga Kencana, seoerti melalui PLKB dan instansi lainnya. Adapun ubtuk menyrunkan stunting, pihaknya melakukan kerjasama dengan sejumlah akademisi melalui KKN tematik.

“Sejauh yang sudah menawarkan Unisa, yang akan melakukan KKN tematik twrkait penurunan stunting,” ujar Suci. (*/Agn)

 

 


share on: