Yogyapos.com (SLEMAN) - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Sembada Kabupaten Sleman tengah mempersiapkan sejumlah langkah antisipasi ekstra pada saat menjelang dan paska libur Lebaran Idul Fitri 2022 atau 1443 H.
Langkah tersebut ditempuh guna menjamin pasokan air bersih bagi konsumen atau pelanggan agar tidak ada ganguan dengan menyiapkan debit produksi tambahan atau cadangan sebesar 30 liter per detik. Sedangkan selama ini debit produksi air bersih pada kondisi normal sebesar 480 liter per detik dengan jumlah pelanggan lebih kurang 41 ribu.
Direktur Utama (Dirut) PUDAM Tirta Sembada, Dwi Nurwata SE MM mengatakan kesiapan dalam menghadapi Hari Lebaran 2022 berbeda dengan tahun- tahun sebelumnya, prediksi lonjakan pemudik dengan durasi libur yang cukup panjang menjadi salah satu pertimbangan, maka telah susun sejumlah langkah antisipasi.
“Kita berbeda dengan tahun-tahun yang lalu, masalahnya itu liburnya cukup panjang sekitar 10 hari, antisipasi dilakukan yang pertama berkaitan dengan mudiknya masyarakat, dapat dipastikan terjadi lonjakan, yang kedua karena hari libur panjang biasanya hotel-hotel juga penuh sehingga tingkat penggunaan meningkat,” terang Dwi kepada yogyapos.com, Rabu (13/4/2022).
Langkah antisipasi oleh perusahaan yang pernah meraih penghargaan TOP BUMD Award 2019 dan Best Winner Indonesia Excellent Quality Awarad 2019 untuk kategori The Most Trusted and Reliable PDAM in Service Excellent of The Year 2019, lanjut dia, diantaranya dengan menyiapkan debit produksi.
“Persiapan yang kita lakukan dengan menyiapkan debit produksi sebesar 30 liter per detik, yang biasa tidak dioperasionalkan ini dipersiapkan, kita juga menyiapkan tim ketika saat liburan terjadi ganguan-ganguan, tim ini kita bentuk untuk mempercepat sehingga pelayanan berjalan dengan baik, masyarakat bisa libur dan mudik dengan nyaman,” jelasnya.
Pihaknya juga telah memprediksi bahwa akan ada lonjakan penggunaan berkisar antara 7 hingga 15 persen, berbeda saat lebaran biasa yang biasanya hanya terjadi kenaikan sekitar 5 sampai 10 persen.
“Diharapkan saat terjadi penggunaan puncak maka seluruh pelanggan tidak terganggu. Sedangkan debit cadangan sebesar 30 liter per detik berupa sumur produksi yang sudah dipersiapkan peralatan pompa dan tinggal kita hidupkan saja. Lokasi produksi terletak di daerah Kapanewon Depok, di Sleman tengah dan di Sleman barat masing-masing lokasi mampu mensuplai 10 liter per detik,” terang dia.
Dwi mengimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan air secukupnya dan diharapkan semua pelanggan dapat terlayani dengan baik.
“Kalau menggunakan air bersih dari PUDAM Tirta Sembada dengan penggunaan secukupnya sehingga beban atau rekening juga tidak besar,” pungkasnya. (Opo)
