40 Peserta Perempuan Ikuti Safety Riding PT Jasa Raharja

share on:
Para Pelatihan Safety Riding bagi Account Offcior PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Indonesia, di Astra Safety Riding Center Jalan Jenderal Soedirman 99 Yogyakarta, Sabtu (26/3/2022) || YP-Supardi

Yogyapos.com (YOGYA) - PT Jasa Raharja yang mempunyai tugas negara membantu para korban kecelakaan lalu lintas, ingin menekan angka kefatalan kecelakaan lalu lintas di seluruh Indonesia. Karena meski jumlah lakalantas tahun 20221 secara umun menurun tetapi tingkat kefatalannya meningkat. 

“Salah satu caranya dengan pelatihan Safety Riding seperti ini. Sehingga diharapkan dapat menekan angka kefatalan akibat lakalantas,” kata Derektur Operasional PT Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, saat membuka Pelatihan Safety Riding bagi Account Offcior PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Indonesia, di Astra Safety Riding Center Jalan Jenderal Soedirman 99 Yogyakarta, Sabtu (26/3/2022).

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-pt-jasa-raharja-serahkan-bantuan-mobil-ambulan-ke-pemkot-yogyakarta-6375

Pelatihan diikuti 40 orang peserta dan kebetulan kesemuanya wanita. Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan para peserta nantinya mampu menjadi pelopor dan pahlawan keselamatan bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. 

Aryani mengumpamakan, kendaraan bagaikan senjata api (senpi) bagi yang mempergunakannya. Bila tidak berhati-hati itu bisa mencelakakan yang mempergunakannya dan orang lain. Sehingga yang mengoperasikan haruslah berlisensi yaitu punya SIM bagi pengendara/pengemudi karena supaya gidak terjadi kecelakaan lalu lintas. 

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pt-jasa-raharja-buka-pengobatan-gratis-di-terminal-jombor-6755

Diungkapkan, dalam menjalankan tugasnya selama tahun 2021 PT Jasa Raharja telah mengucurkan dana santunan kepada para korban lakalantas yang besarnya mencapai triliyunan rupiah. Bagi yang meninggal dunia Rp 50 juta dan yang luka-luka paling besar Rp 20 juta per orang.  Ini juga akan dilakukan pada tahun 2022. Namun diharapkan siapapun jangan sampai menjadi nasabah Jasa Raharja (kecelakaan). 

Sementara itu, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Yogyakarta, Triadi, dalam sambutannya mengatakan dengan diselenggarakan pelatihan safety riding kali ini terasa bermanfaat untuk mengurangi angka kecelakaan dan kefatalan kecelakaan lalu lintas. 

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-jasa-raharja-gandeng-itb-dan-unpad-sinergi-peningkatan-keselamatan-lalulintas-6449

Pada kesempatan sama, Kasi Dikmas Ditlantas Polda DIY,  AKBP Sri Wahyuni, mengatakan tingkat kecelakaan lalu lintas di Wilayah Hukum Polda DIY pada tahun 2021 ada 5.350 kasus. Disdominasi oleh sepeda motor yaitu sebanyak 7.179 unit. Sebagai salah satu upaya untuk menurunkannya diadakan pelatihan seperti ini. 

“Itu diperlukan karena penyebab kecelakaan yaitu pelanggaran lalu lintas seperti kecepatan, menerobos lampu merah, tidak memopergunakan kaca spion, melanngar rambun ranbu , menyalip kendaraaan lain dengan cara membahayakan, melawan arus dan tidak mengenakan helm SNI,”  terangya.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-gojek-dan-jasa-raharja-kerjasama-perlindungan-asuransi-1138

Sedangkan, Pemimpin PT PNM Indonesia Cabang Yogyakarta, Lienda Diana, mengungkapkan pihaknya telah menguyakan agar para Account Officernya mentaati peraturan lalunlintas, namun dengan adanya pelatihan ini bisa lebih baik. 

Pada kesempatan ini juga dilakukan kampanye safety riding (tertib lalu) bagi sejumlah peserta pelatihan dengan ditandai dengan pemakaian helm SNI bagi mereka oleh Dewi Aryani  Suzana, Triadi, AKBP Sri Wahyuni, Lienda Diana dan Didit Susanto. (Spd)

 


share on: