Yogyapos.com (BANTUL) - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Dr (HC) Drs Abdul Halim Iskandar MPd, menyatakan siap membantu mempromosikan seluas mungkin desa-desa agar dikenal secara nasional dan internasional.
“Promosi ini dengan aplikasi desa wisata Kabupaten Bantul dan lainnya. Arahnya agar menjadi desa wisata di dunia nasional dan dunia,” tegas Halim Iskandar pada Peresmian Bantuan Pengembangan Obyek Wisata Kementrian Desa PDT dan Transmigrasi Tahun 2021, di Destinasi Wisata Wisata Budaya Mataram Kaki Langit, Mangunan Imogiri Bantul, Jumat (5/11).
Ia juga mengungkapkan, BUMdes/BUMKal akan dipermudah untuk mendapatkan badan hukum agar eksis dalam menjalankan usahanya. Keberadaan BUMdes untuk kesejahteraaan masyarakat desa. Bumdes lahir jangan sampai mematikan usaha masyarakat. Namun justru sebagai lembaga yang memajukan usaha warga.
Sementara itu, Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih, mengatakan atas nama Pemkab Bantul menyambut positif adanya bantuan dari Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi. Bantuan tersebut sangat diharapkan dapat meningkatkan kapasitas desa untuk mengembagkan desa yang berkualitas di bidang ekonomi dan lainnya.
Empat Kalurahan yang menerima bantuan adalah Mangunan, Timbulharjo, Bawauran dan Potorono yang masing-masing sejumlah Rp 400 - Rp 600 juta. Sedanghkan Kakurahan Srimulyo mendatkan bantuan ujtuk BUMkal keuangan desa.
Bantuan desa berfungsi untuk pengembagan desa. Sedangkan Pemkab Bantul akan mendampinginya. Dengan ini status desa mandiri di Bantul ada 47 kalurahan. Yang berstatus maju ada 29 kalurahan. Dengan adanya ekonomi kreatif di seluruh kalurahan juga diadakan dan kini ada 70 bumdes. Dari sebanyak itu 24 bergerak mengolah sampah dan 20 bumdes mengolah pasar desa.
“Dengan adanya pendamping adalah membantu program pemberdayaan masyarakat dan diharapkan dipertahankan. Wana wisata budaya mataram ini 2017 memperoleh anugrah nasional sebagai Surga Yang Tersembunyi. Ini semua arahnnya agar Bantul menjadi destinasi wisata terkuat bisa terwujud,” pungkas Bupati.
Pada kesempatan ini juga ditampilkan sejumlah kesenian tradisonal yaitu uyon uyon, gejok lesung, tarian dan jatilan. (Spd)
