Yogyapos.com (BANTUL) - Vaksinasi terhadap para siswa SMP Negeri dan Swasta di Kabupaten Bantul terus dikebut. Hal ini dilakukan agar proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secepatnya bisa dilaksanakan, serta siswa maupun guru dan tenaga pendidik siap menjalani proses pendidikan sebagaimana bisas seperti saat sebelum pandemi Covid-19.
“Hingga kini vaksinasi untuk para siswa SMP masih dalam proses. Bedasarkan informasi yang saya terima realisasinya hingga 7 September mencapai sekitar 13,37 persen,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Bantul yang juga membidangi pendididikan, Yasmuri SPd MPdi kepada yogyapos.com, di Bantul, Senin (13/9).
Yasmuri mengatakan, instansi yang melaksanakan vaksin kepada para siswa SMP dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri maupun swasta adalah Polres Bantul. Sedangkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) hanya selaku pelaksana teknis dan menerima sasaran.
“Pandemi Covid-19 sudah sekian lama. Proses belajar dengan sistem daring sudah cukupl lama pula. Para siswa dan wali muridnya juga sudah lumayan lama melakukan PTM. Maka untuk percepatannya semoga bisa terlaksana dengan lancar,” katanya.
Dengan percepatan vaksinasi, kata dia, diharapkan agar PTM sesegera memungkinkan dan bisa diadakan kembali. PTM adalah hasil penguasaan ilmu yang didadat oleh siswa lebih efektif dibandingkan dengan secara daring.
Sementara itu berdasarkan data yang diperoleh yoyapos.com, Polres Bantul masih menggalakkan vaksinasi di sekolah-sekolah. Tercatat 96 SMP Negeri & swasta, 26 jumlah MTs Negeri & swasta. Sehingga total 122 SMP dan MTs Negeri & swasta. Dari jumlah tersebut mencakup 32.562 siswa SMP Negeri dan Swasta. Mts Negeri & swasta mencapai 8.993 siswa. Total jumlah siswa SMP & MTs Negeri dan swasta SE Bantul sebanyak 41.555 siswa. (Supardi)
