Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul berupaya keras mengembangkan sektor pariwisata yang arahnya untuk penguatan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan juga perekonomian warganya.
Obyek wisata yang arahnya untuk PAD yaitu yang dikelola oleh Pemerintah, diantaranya Pantai Parangtritis. Sedangkan obyek wisata yang pengelolannya oleh masyatakat, misalnya Hutan Pinus Mangunan, Dlingo.
“Untuk merealisasikan kemajuan banyak kendalanya, namun harus dan akan ditempuh mulai secara khusus mulai lagi pada tahun 2022. Secara sinergitas oleh Pemerintah dan masayarakat sebagai pengelola wista,” kata Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih dalam workshop pengembangan wisata, di Rumah Dinas Bupati Trirenggo Bantul, Senin (22/11).
Menurutnya, dalam membangun dan pengenbangan wisata yang dikelola oleh masyarakat di Bantul pemerintah memiliki kendala tersendiri. Contohnya pernah ada pemberian bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 900 juta namun akhirnya gagal karena terkendala aturan. Destinasi wisata gagal mendapatkan bantuan karena status tanahnya milik perorangan ataupun sultan ground (SG).
Namun kelebihanya bahwa kaun muda maupun warga Bantul umumnya
sangat kreatif dan giat dalam membuka dan mengelola destitasi wiasata melalui IT. Maka kendala yang ada direncanakan akan dicari solusinya akan masyarakat menjadi mudah dan bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah.
Sementara itu, Asisten III Setda Bantul, Pulung Haryadi, menyatakan untuk mendapatkan ilmu pengembangan sektor wisata, maka dalam waktu dekat Bantul akan belajar dan komperatif ke Bandung Barat .
Pada kesempatan sama, Pengelola Wisata Budaya Mataraman Bantul, Purwo Harsono alias Ipung menyatakan, pengembangan distinasi wisata harus dilakukan secara bersama oleh berbagai elemen masyatakat setempat dan dibantu pemerintah.
“Destinasi wisata di Dlingo bisa maju dan berprestasi karena pengelolaanya berpedoman bahwa kemlaratan justru dijadikan kekayaan. Itu semuanya nyatanya bisa cukup berhasil,” kata Ipung.
Sedangkan Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, menyatakan, diharapkan berbagai tantangan pengembangan sektor wisata yang ada bisa teratasi, Dinas Pariwista Bantul juga akan nerupaya untuk mengatasinya. (Spd)
