Terdampak Tol, Sawah 7 Meter Diganti Rp 7 Juta

share on:
Sumarlan menunjukkan sebagian sawah miliknya yang terdampak Tol Yogya-Bawen || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Cerita mendadak menjadi kaya atau miliarder lantaran tanah tergusur untuk kepentingan pembangunan jalan tol ternyata berujung khayalan semata. 

Seperti dialami oleh Sumarlan (50) warga Dusun Temanggung RT 01 RW 21, Kalurahan Tambakrejo, Kapanewon Tempel. Oleh pihak tim pemrakarsa pengadaan lahan proyek jalan Tol Yogya-Bawen Sesi 1 sawah miliknya dihargai dengan total nominal sekitar Rp 7 juta, lha kok bisa?

“Yang terkena jalan tol itu merupakan sawah milik saya, saat ini ditanami tanaman sayuran cabai, total luas yang kena jalan tol sekitar 7 meter persegi, dari luas tanah 159 meter persegi,” ungkap pria yang pekerjaannya sebagai petani ini, Sabtu (25/12/2021).

Kepada yogyapos.com, dirinya mengaku menerima uang ganti kerugian (UGK) senilai Rp 7.074.561 dan dia mengaku tetap bersyukur akan memanfaatkan uang tersebut dengan sebaik-baiknya. “Uangnya masih saya tabung, rencana untuk biaya sekolah anak saya,” tutur dia seraya menunjukan lokasi yang dimaksud.

Dukuh Temanggung, Suwandi mengatakan dirinya mendengar informasi pada saat sosialisasi bahwa di wilayah dusun Temanggung nantinya bakal dibangun konstruksi exit tol, menurut dia diwilayahnya terdapat sebanyak 96 bidang tanah milik warga yang terdampak.

“Pada tanggal 21 hingga tanggal 22 Desember 2021 telah dibayarkan uang ganti kerugian bagi warga terdampak di wilayah kami, yang terbesar ada yang menerima paling tinggi sekitar Rp 8 miliar dan paling rendah sekitar Rp 7 juta,” ungkapnya.

Pihaknya berharap dengan momen pembangunan jalan tol dapat mendongkrak perekonomian di lokasi sekitar. “Ini suatu tantangan saja, momen ini dari warga kami bisa ngak untuk memanfaatkan adanya jalan tol ini,” harap dia.  (Opo)

 

 


share on: