Ratusan Seniman Mengiringi Pemakaman Seniman Besar Azwar AN

share on:
Ratusan takziyin sejak pagi memenuhi gang dan pelataran rumah duka Almarhum Azwar AN, Senin (27/12/2021) || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (BANTUL) - Masyarakat Yogyakarta umumnya dan dunia teater Yogya berduka. Seorang teaterawan masyhur, Azwar AN telah meninggal dunia dalam usianya 84 tahun, pada Senin (27/12/2022) Pukul 01.40 Wib, setelag sebelumnya dirawat di RS Bethesda Yogya. 

Jenazah Azwar AN telah diberangkatkan dari rumah duka Jalan Sawo 30 Griya Wirokerten, Banguntapan, Bantul, pukul 13.00 Wib, untuk dimakamkan. Ratusan seniman turut mengantarkan. Tampak diantara mereka, Cak Nun, Jujuk Prabowo, Joko Kamto, Jemek Supardi, Tertib Suratmo, Fajar Suharno, Agus Leylur dan Wahayana Giri MC.

“Pak Azwar AN tidak punya hutang ganjalan apapun pada kami semua dan kami yang masih punya hutang,” kata Cak Nun dalam sambutan di hadapan takzyin mewakili budayawan dan seniman Yogyakarta mengenai tokoh teater salah satu eks pendiri Bengkel Teater dan Pimpinan Teater Alam Yogyakarta ini.  

Lebih lanjut Cak Nun mebgungkapkan, terakhir sowan Azwar AN di rumahnya  pada 16 November 2021 untuk membayar ‘hutang’. “Dan kami merencanakan hutang itu berupa Pementasan satu  naskah bang Azwar AN Nglungsungi Hidup Kembali. 

“Hutang sudah saya tanggung selama lebih dari empat puluh tahun dan saya hanya janji-janji terus dan sekarang saya penuhi masih dalam menyusun proses pementasan itu bersama teman teman teater dari seluruh Yogyakarta tanpa terkecuali, tanpa golongan semua nyengkuyung idenya Bang Azwar. Bang Azwar meninggal dengan wajah penuh senyuman, karena beliau meninggal ihklas dan ridho,” katanya.

Cak Nun menegaskan, bagi dia dan teman-teman seniman, Bang Azwar AN orang besar (Wong Agung) yang mengayomi kami semua, setia pada profesinya serta keyakinannya,” ungkap Cak Nun.

Sementara Jujuk Prabowo seniman teater mengenal sosok Azwar AN sejak tahun 1970 sudah latihan bersama bersahabat. “Bang Azwar AN seorang yang tegas dan disiplin. Saya sangat kehilangan karena Almarhum tokoh teater dan tertua di Yogyakarta,” tandasnya.

Terpisah seniman Pantomim Jemek Supardi mengakui merasa kehilangan karena Almarhum meupakan suhunya. “Saya bisa seperti sekarang ini karena bang Azwar,” ujarnya (Agn)


share on: