Yogyapos.com (SLEMAN) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman menyelenggarakan Koordinasi Layanan Perpustakaan Keliling, di Pangripta Bappeda Kabupaten Sleman, Rabu (26/1). Koordinasi dilaksanakan oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Beska SH, diikuti 82 Kepala Sekolah SD/SMP yang tersebar di 17 Kapanewon di Kabupaten Sleman.
Kepala Bidang Perpustakaan Fauzan Darmadi ST, menngungkapkan sasaran perpustakaan keliling tahun 2022 ini sebanyak 82 lokasi terdiri dari 51 anggota baru yang mengajukan permohonan perpustakaan keliling dan 31anggita diambil dari anggota tahun 2021 yang masih perlu dilanjutkan kerjasamanya.
Dalam operasionalnya didukung dengan 2 bus, 1 Inova, 1 dobel kabin dan 1 kijang yang melayani peminjaman dan pengembalian ke sekolah sekolah yang menjadi sasaran untuk mendekatkan perpustakaan dengan pembacanya.Satu bulan melayani 82 Sekolah.
Ditempat terpisah Kepala Dinas Kearsipan Kabupaten Sleman, Drs Sri Wantini MPd, menyampaikan koordinasi ini diharapkan memudahkan sinkronisasi dalam kegiatan pelayanan perpustakaan keliling untuk meningkatkan minat baca serta menguatkan budaya leterasi dari baca menjadi karya menuju masyarakat Sleman yang cerdas.
Lebih lanjut dikatakan, untuk mengoptimalkan layanan perpustakaan sampai ke lapisan masyarakat dilakukan dengan berbagai jenis diantaranya Layanan Menetap, Layanan Kunjung Perpustakaan, Layanan Perpustakaan Keliling, Layanan Silang Layan, Layanan Rujukan, ditambah dengan kegiatan roadsshow, workshop dan lomba bercerita.
Tidak mau ketinggalan dengan teknologi digital saat ini di Perpustakaan dan Kearsipan juga memberikan layanan digital perpustakaan yakni Web Dinas dapat di akses melalui www.perpusarsip Sleman kab go.id.
Dua platform ini menjadi saranai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman untuk menyampaikan informasi pada masyarakat dallam bentuk konten yang menarik mengingat saat ini media sosial menjadi salah satu bagian tidak terpisahkan dalam aktivitas masyarakat,” katanya.
Layanan melalui hotline nomor WhatsApp 081390382343 dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menanyakan berbagai informasi terkait kedinasan maupun layanan. Selain itu WhatsApp perpustakaan dapat juga dimanfaatkan untuk memperpanjang masa pinjaman sehingga masyarakat tidak perlu datang ke perpustakaan.
Hal ini dapat mendukung peraturan pemerintah dalam tanggap darurat Covid-19 mengurangi mobilitas masyarakat.
Lebih lanjut dikatakan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman juga memeliki pelayanan e-book perpustakaan Sleman E-bobok, disamping itu perpustakaan Sleman dapat diunduh playstore di gadget sehingga masyarakat dapat mengakses informasi melalui buku elektronik. Untuk prasarana penelusuran koleksi masyarakat dapat mengakses katalog buku online melalui opac Sleman kab.goid sebagai sehingga masyarakat dapat mengetahui koleksi ketersediaan koleksi di perpustakaan.
“Selain itu juga ada Sleman One Search (SOS) merupakan sarana penelusuran koneksi koleksi, namun koleksi yang ada adalah koleksi gabungan dari perpustakaan desa, perpustakaan komunitas dan perpustakaan sekolah yang bergabung dalam SOS. Sehingga masyarakat dapat melihat apakah koleksi yang diinginkan tersedia di lokasi perpustakaan mana dan nantinya dapat memilih meminjam koleksi perpustakaan yang diinginkan,” jelasnya.
Diharapkan dengan adanya layanan digital perpustakaan masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan yang tersedia sehingga dapat meningkatkan literasi masyarakat di Kabupaten Sleman. (*/Agn)
