Pemkab Bantul Siapkan Dana Rp 8 Miliar Tangani Klaster Baru Covid-19

share on:
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Kemunculan klaster Covid-19 di Bantul membuat Pemkab mengalokasikan kembali anggaran 30 persen untuk melakukan penanganan penyebaran virus tersebut.

Kepastian ini disampaikan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, usai membuka Musrenbang, di Kapanewon Imogiri, Kamis (3/2/2022). Dana tersebut diamblkan dari Anggaran Alokasi Umum (DAU) yang nilainya sekitar Rp 32 miliar.

“Sekitar Rp 8 miliar dari DAU akan dialokasikan untuk penanganan Covid-19 in,” ujar Abdul Halim.

Diketahui munculnya kembali Covid-19 adalah terjadi beberapa hari terakhir di SMA Negeri 2 Bantul. Sebanyak 16 siswa ditengarai terpapar Covid-19 setelah dilakukan swab. Awalnya ditketahui ada seorang siswa yang positif. Namun 15 siswa yang kontak langsung dengan dia juga diketahui positif.

Kesemunya, menginginkan di Bantul sudah tidak ada penderita Covid-19. Namun nyatanya ditengarai muncul lagi, maka memerlukan penanganan segera. Dan hingga kini masih ditangani. 

“Direncakan segera akan dilakukan swab massal di SMA Negeri 2 Bantul. Selain itu mungkin akan ada pengurangan dan pembatasan jam dan jumlah Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Ini penting,” kata Abdul Halim.

Selain itu, tandasnya, meskipun secara kelembagaan SMA itu dihawah Pemerintah DIY (Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga) DIY, namun karena secara kewilayahan ada di Bantul, maka Pemkab Bantul juga mengambil sikap antisipasi.  

Sementara berdasarkan pengamatan yogyapos.com, aktivitas di SMAN 2  Bantul yang biasanya sudah mulai PTM dan relatif ramai, kini nampak sepi. (Spd)

 


share on: