Pembangunan Shelter Kesejahteraan Sosial Capai Progres 25 Persen

share on:
Pembangunan Shelter Kesejahteraan Sosial terus dikebut hingga mencapai progres 25 persen sejak peletakan batu pertama tanggal 25 Juni 2021 || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Proyek gedung shelter kesejahteraa sosial yang berlokasi di Kepuh Wetan Kalurahan Wirokerten Kapanewon Banguntapan Kabubupaten Bantul, dikebut pengerjaannya oleh PT Pramudita Bumi Kontruksi agar dapat selesai tepat waktu atau sebelum masa pengerjaannya berahir. 

“Masa pegerjaan sarana prasarana ini selama 180 hari. Peletakan batu pertama pembagunannya telah dilakukan pada Minggu (25/6) oleh Bupati H Abdul Hakim Muslih. Ini bisa dibilang dipercepat dan telah terealisasi sekitar 25 persen,” tutur Direktur Utama PT Pramudita Bumi Kontruksi (PBK), Sigit Imam Suseno kepada yogayapos,com, di Bantul, Selasa (6/7/2021).

Sigit menambahkan, secara umum tidak ada kendala yang serius dalam proses pengerjaan. Tidak terpengaruh oleh pandemi Covid-19 maupun akibat sering terjadi hujan. Hanya saja yang relatif memerlukan kerja ekstra keras adalah dalam pengurukan lokasi setinggi 1,5 meter.

Mengenai luas lahan yang ada sekitar 25 X 70 meter. Pegerjaannya melibatkan 60 orang. Selaku pengawasnya PT Hirapratama dan selaku perencananya CV Griya Adi Cipta. 

Menurut Sekda Bantul, Helmi Jamharis, besar belanja untuk pengerjaan pembangunan proyek gedung dan bangunan Shelter Kesejahteraan Sosial ini sesuai dengan yang terpampang pada papan nama yaitu sekitar Rp 2,9 Milyar. 

“Shelter kesejahteraan sosial ini nantinya akan dipergunakan untuk masyarakat penderita sosial termasuk difabelitas. Pembinaannya dilakukan oleh Dinsos PPDP Kabupaten Bantul,” kata Helmi tentang proyek Pemkab (Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPDPA) kabupaten ini,

Dikatakan, Bantul membangun sarana prasarana berupa shelter ini adalah berdasarkan kebutuhan yang telah melalui kajian sesuai ketentuan yang ada. (Supardi)

 


share on: