Orangtua Jual Lotek, Anak Pengibar Bendera Merah Putih di Gedung Agung

share on:

Yogyapos.com (SLEMAN) - Kebanggaan yang luar biasa. Begitulah yang dirasakan pasangan suami istri Agus Purwanto (50) dan Imas, setalah putri sulungya bernama Azzahra Laili Rahmadhani (16), menjadi anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Daerah Istimewa Yogyakarta pada upacara peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia di halaman Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta, Selasa (17/8/2021).

Agus merasa beroleh kejutan dan mengungkapkan rasa haru ketika mendengar bahwa putrinya didaulat oleh Negara untuk membawa Sang Saka Merah Putih.

“Saya ngak tahu, keluarga ngak tahu kalau anak saya ternyata ditugaskan untuk membawa Bendera Merah Putih dalam upacara itu, karena kita tidak bisa berkomunikasi sejak di barak untuk karantina mulai tanggal 1 Agustus hingga pelaksaan upacara hari ini. Tahunya dari saudara yang melihat di channel Youtube Humas Jogja,” ungkap Agus yang sehari-hari berjualan lotek dan gado-gado di kawasan Pasar Lumbungrejo, Tempel, Sleman kepada yogyapos.com, Selasa (17/8/2021).

Agus menceritakan, kegemaran putrinya yang kini duduk di SMU Negeri 1 Sleman ini dalam kegiatan baris berbaris diawali sejak lolos seleksi sebagai Peleton Inti (Tonti) di SMPN 2 Sleman. Selain didukung fisik dengan postur tubuh yang ideal dan tinggi. Dukungan teman-teman juga prestasi akademik dapat membawa Azzahra dalam meraih cit-cita.

“Dengan semangat mengikuti seleksi tonti, dengan tinggi badan mencapai 170 cm, dipilih sebanyak 20 orang dikirim ke tingkat Kabupaten, kemudian diseleksi di provinsi sebanyak 16 anak, akhirnya terseleksi 8 siswa siswi berasal dari Sleman, termasuk anak saya, sedangkan saat seleksi tinggat nasional tidak lolos,” terang pria warga Dusun Kromodangsan RT 02 RW 17 Lumbungrejo ini.

Dirinya berharap dengan keterlibatannya sebagai anggota Paskibraka ini dapat mendorong untuk lebih berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Semoga bisa meraih cita-cita, dia pengen ke yang militer, dan semoga bisa memotivasi rekan-rekan yang lain,” tutur Bapak empat anak ini.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMU Negeri 1 Sleman, Mashuda Nurbani MPd mengungkapkan rasa bangga dan sebuah kejutan salah satu siswinya tercatat sebagai salah satu anggota Paskibraka DIY. Pihaknya yakin dan percaya bahwa selama menjalani serangkaian seleksi untuk tembus menjadi anggota Paskibraka banyak didapatkan pelajaran, termasuk kedisiplinanan, kepemimpinan dan pergaulan yang semakin luas.

“Kami merasa bangga atas prestasi mbak Azzahra Laili dapat masuk menjadi Paskibraka DIY. Semoga ini menjadi langkah awal siswi kami dalam meraih prestasi selanjutnya,” kata dia melalui pesan singkatnya. (Eko Purwono)

 


share on: