Operasi Aman Nusa II Menambah Penyeketan Menjadi 25 Titik

share on:
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto SIK || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Operasi Aman Nusa II Lanjutan Progo 2021 yang berlangsung 3 Juli 2021-2 Agustus 2021 merupakan upaya Polri dalam rangka untuk mendukung pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto SIK kepada pewarta menyampaikan, kegiatan yang dilakukan Polda DIY di saat awal pelaksanaan PPKM Darurat adalah melakukan Penyekatan di 21 titik. Namun setelah berjalan beberapa hari perlu penambahan lokasi penyekatan menjadi 25 titik yaitu Polda DIY 5 lokasi, Polresta Yogyakarta 5 lokasi, Polres Sleman 6 lokasi, Polres Bantul 2 lokasi, Polres Kulonprogo 6 lokasi dan Polres Gunungkidul 1 lokasi. 

“Personel yang dilibatkan di dalam kegiatan itu ada 500 personel Polri, Sekira 100-an TNI dan personil lain-lainnya kurang lebih 100 juga, tapi pada faktanya yang bekerja di lapangan bukan hanya 500 personil polri saja karena pada dasarnya seluruh personil Polri dari Polda sampai Polsek melaksanakan,” tutur Yuliyanto, Selasa (13/7/2021).

Lanjutnya Yuliyanto menuturkan  sejak tanggal 3 Juli sampai tanggal 12 Juli 2021 kita sudah melakukan pemeriksaan kendaraan yang melintas di pos-pos tersebut sebanyak 11.417 kendaraan. Dari pengecekan itu ada yang diputarbalikkan atau disuruh kembali ke darimana mereka berasal sebanyak 3752 kendaraan, dan pelanggaran proses sebanyak 2142. 

Adapun selama PPKN Darurat pihaknya bekerjasama TNI dan Satgas covid 19 telah melakukan penutupan 650 kali terutama terhadap sektor non esensial, toko kelontong, supermarket, warung/resto, cafe/angkringan, dan tempat hiburan.Ada 481 pembubaran warung makan dan tempat hiburan karena kegiatannya melebihi jam dan tidak sesuai dengan apa yang sudah disampaikan dalam aturan-aturan PPKM Darurat, selain itu dilakukan 39 penyegelan sektor non essensial seperti panti pijat yang kemarin kita lakukan. 

Polda DIY juga melakukan bakti sosial ke beberapa tempat dan vaksinasi baik di RS Bhayangkara maupun di gerai-gerai vaksin. Dari tanggal 3-11 Juli kita sudah menyuntikkan vaksin kepada 12.121 masyarakat dan masih bisa kita lakukan secara terus-menerus. 

Kami mengharapkan mari bersama kita mencegah penyebaran Covid-19 dengan patuh terhadap aturan PPKM Darurat dan disiplin Prokes,” tutupnya. (*/Eko Purwono)

 

 

 


share on: