Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul harus menargetkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bisa tuntas sebelum masa Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).
“Target ini penting dalam upaya percepatan dan pemberantasan Covid-19. ehingga awal tahun mendatang sudah terbebas dari pandemi,” kata Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bantul, Nur Subiyantoro SIKom kepada yogyapos.com, di DPRD ini, Kamis (3/12).
Meski pihaknya belum mengetahui secara pasti prosentase realisasi vaksinasi, namun berdasarakan informasi sudah mencapai 85 persen melebihi standar nasional. Dikhawatirkan itu belum tuntas, sehingga itu harus dituntaskan dengan capaian prosentase yang lebih tinggi lebih baik.
“Nyatanya beberapa waktu lalu juga dikabarkan ada sejumlah siswa di Bantul yang positif covid, maka itu mengisyaratkan perlunya peningkatan vaksinasi di masyarakat,” tambahnya.
Nur Subiyantoro menegaskan, bahwa vaksinasi memang bukan jaminan bagi seseorang tidak terpapar Covid. Namun vaksin adalah pencegahan yang efektif, sehingga sangat dibutuhkan.
“Maka selaku dewan saya mengharapkan vaksinasi agar terus dilakukan. Kami juga akan memberikan atensi tentang penuntasan. Atensinya misalnya penganggaran untuk berantas Covid melului racofusing juga disetujui dewan,” katanya.
Menanggapi akan adanya pemberlakuan PPKM Level 3 selama Nataru, politikus Partai Gerindra ini menyatakan, itu juga perlu dan sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19. Namun diharapkan jangan berlarut dan masyarakat mentaati prokes agar pada awal 2022 sudah tidak ada yang terkena Covid di Bantul. (Spd)
