LC Sebuah Cafe di Parangtritis Meninggal Dunia, Diduga karena Asam Lambung

share on:
Petugas mencatat keterangan sejumlah saksi di TKP, Minggu (26/12/2021) siang || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Seorang karyawan sebuah losmen (cafe) di Pantai Parangtritis, ISQ (28) asal Tegalrejo Kemejen Semarang Timur diketahui dan dilaporkan meninggal dunia akibat menderita asam lambung, pada Minggu (26/12) pagi. 

Ia diketahui wafat bukan di losmen tersebut, tapi dalam perjalanan saat hendak dibawa pulang oleh 5 rekannya.        

“Yang bersangkutan beberapa waktu lalu mengaku perutnya sakit karena asam lambung yang dideritanya. Ia meminta dan sudah diperiksakan secara medis. Namun karena sakitnya parah, maka ia minta diantarkan pulung ke rumah daerah asalnya. Akhirnya ia diantarkan pulang dan meninggal di tengah perjalanan,” kata seorang pengelola Losmen tempat Ichanuliali di obyek wisata Pantai Parangtritis, Alex (32),  saat memberikan keterangan kepada Kapolsek Kretek, AKP Yosephine Iswantari SPsi dan sejumkah polisi, Minggu (26/12) sekitar pukul 14.00 WIB. 

Dikatakan, yang mengantarkan Ichsanuliali Septiara Qamarizki dengan mempergunakan mobil kesemuanya ada sejumlah lima orang. Seorang diantara pengelola losmen, Warsini. 

“Warsini adalah ibu saya. Sedangkan berdasarkan informasi hasil percakapan saya dengan ibu saya tersebut, bahwa kini mereka serombongan pukul 15.00 WIB sudah sampai ke tempat tujuan. 

Dijelaskan, almarhumah bekerja menjadi LC dan berpindah-pindah ke sejumlah cafe di Parangtriris sejak beberapa tahun silam. 

Berdasarkan pengamatan yogyapos.com, Kapolsek dan sejumlah anggota Polsek ini mencatat keterangan Alek dan dimungkinkan ini akan dijadikan laporan kejadian di Polsek Kretek. 

Sementara itu, Kaposek Kretek, Yosephine Iswantari membenarkan adanya keterangan Alek (saksi) itu. “Kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut tentang kasus ini,” katanya. (Spd)

 


share on: