Yogyapos.com (BANTUL) - Perlindungan terhadap anak di wilayah Kabupaten Bantul mutlak diperlukan, sehingga keamanan dan kenyamanan mereka terjaga. Sebab hingga kini masih sering dijumpai tindak kekerasan terhadap anak-anak.
“Semua pihak harus berupaya lakukan pencegahan agar tidak terjadi kekerasan terhadap anak-anak. Tujuan intinya untuk memberikan perlindungan agar anak terjamin dan mempunyai masa depan yang cemerlang,” kata Bupati Bantul, H Andul Halim Muslih, saat melaunching Program Komite Kesejahteraan Perlindungan Anak (KKPA) Kalurahan Gilangharjo Kapanewon Pandak Kabupaten Bantul, Rabu (26/1).
Bupati mengungkapkan, salah satu bukti bahwa anak-anak di Bantul rawan menjadi sasaran kekerasan oleh siapapun. Misalnya yang terjadi pada seorang anak perempuan beberapa waktu lalu. Ia menjadi korban pencabulan, justru oleh ayah kandungnya selama bertahun-tahun, dan kini proses hukumya sedang ditangani Polres Bantul.
Sebab itu, untuk menekan agar perilaku kekeraran terhadap anak sberkurang secara kwantitas dan kwalitasnya, tentu sangat penting membikin efek jera dengan cara memproses hukum pelakunya sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Mencegah kekerasan terhadap anak atau perlindungan kepadnya harus dilakukan secara berkesinambungan secara serius. Semua Kalurahan di Bantul yang jumlahnya ada 75 juga diharapkan membentuk KKPA dan mengefesienkan kenerjanya,” jelas Halim.

Pada kesempatan sama, Ketua KKPA Kalurahan Gilangharjo, Zainul Zain SAg, mengatakan dalam melaksanakan program kerja ini pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kalurahan termasuk terkait dengan alokasi pengangguran yang diperlukan.
Sedangkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Sri Nuryanti, mengatakan pihaknya sedang berupaya melengkapi kriteria persyaratan agar Bantul menjadi wilayah layak anak untuk perlindungan anak.
Sementara itu Anggota Komisi D DPRD DIY Andriana Wulandari, menyatakan menyambut positif pembentukan KKPA ini. “Kami selaku dewan akan mendampingi yaitu mendukung dan mengkritisi kinerjanya agar hasilnya positif sesuai dengan tujuannya,” katanya. (Spd)
