Ketempatan Exit Tol, Kalurahan Banyurejo Siapkan Proposal TMF

share on:
Calon lokasi TMF di Dusun Barongan, Tempel, Sleman || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Membidik peluang dan potensi wilayah dengan akan dibangunnya konstruksi Jalan Tol Yogya-Bawen Sesi I yang juga dilengkapi exit tol, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel tengah mengajukan proposal pemanfaatan tanah kas desa (TKD) kepada Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY.

Terkait hal ini, Jogoboyo Kalurahan Banyurejo Irwan Darmanta, menyatakan membutukan lahan seluas kurang lebih 6 hektar guna membangun fasilitas Transit Multi Fungsi (TMF), yakni sarana transit yang dapat menampung kendaraan- kendaraan yang keluar dari jalan tol dan otomatis terintegrasi dengan potensi pariwisata, seni budaya dan produk UMKM lokal.

“Intinya kami sudah siap untuk calon lokasinya, yaitu di wilayah Dusun Tangisan dan Dusun Barongan. Masing-masing wilayah fifty-fifty, merupakan tanah kas desa dan pelungguh, dibutuhkan area atau tanah seluas kurang lebih 6 hektar, rencananya akan dibangun sarana transit multi fungsi, proposal sudah diajukan pada bulan Desember 2021,” terangnya, Kamis (20/1/2022).

Dipilihnya lokasi tersebut bukan tanpa alasan, selain akses jalan memadahi dengan disokong ruas jalan milik Pemerintah DIY, area ini letaknya sangat strategis dengan bangunan jalan tol Yogya-Bawen Sesi 1 dan berada dalam satu blok.

“Tujuan dibangunya sarana tersebut untuk mengerakkan perekonomian masyarakat sekitar, rencananya dirancang bangunan sekelas rest area di situ bisa untuk memasarkan UMKM di Banyurejo juga mengenalkan obyek wisata yang ada di sini, seperti Buk Renteng, Watu Jagal da Lembah Si Cangkring, seni Badui dan sebagainya,” ujarnya.

Disinggung soal konstruksi atau DED, pihaknya mengaku belum mempersiapkannya akan tetapi jika dibutuhkan pihaknya akan segera menyusunnya, saat ini masih fokus untuk pengajuan lokasi tersebut. “Kami berharap proposal ini dapat dikabulkan, karena ini dapat mengangkat perekonomian masyarakat sekitar jalan tol,” katanya.

Ditambahkannya, masyarakat pemilik tanah terdampak pembangunan Jalan Tol Yogya-Bawen Sesi I di wilayah Banyurejo saat ini tengah menantikan pembayaran uang ganti kerugian.

“Beberapa waktu yang lalu telah dilakukan musyawarah bentuk ganti rugi, dan sepakat bentuk ganti rugi berupa uang, sudah kita dapatkan informasi untuk pembayaran akan dilaksanakan pada tanggal 24 hingga 27 Januari 2022 di Aula Kantor Kalurahan Banyurejo,” imbuh dia. (Opo)

 


share on: