Jembatan Merah Akan Direhab, Sudah Masuk RKA

share on:
Kondisi Jembatan Prayan atau yang lebih dikenal dengan Jembatan Merah || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Jembatan Prayan atau yang lebih dikenal dengan Jembatan Merah telah masuk dalam usulan penanganan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2022.

Penggantian fisik jembatan yang terletak di Kapanewon Depok memang saatnya untuk dilakukan lantaran sebagian besar bagian bangunan sudah tidak layak lagi. .Sejauh ini Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman telah menyiapkan Detail Engineering Design (DED).

“Untuk proyek Jembatan Merah akan dilelangkan pada awal tahun 2022, dengan anggaran sekitar Rp 7 miliar. Kondisi jembatan saat ini pada bagian pondasi sudah nggogos dan rawan runtuh,” jelas Kepala Dinas PUPKP Sleman, Taupiq Wahyudi ST MTP di kantornya, Selasa (28/12/2021).

Taupiq mengatakan jika proses lelang lancar sesuai rencana, pekerjaan penggantian Jembatan Merah akan dikerjakan pada 2022. Untuk Detail Engineering Design atau DED sudah siap.

“Dengan pembenahan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah konektivitas antar wilayah dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” harap dia.

Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, Dwi Endarto Budi Santosa menambahkan dalam perencanaan pada Jembatan Merah nantinya akan dibangun dengan konstruksi struktur gride pracetak bentang panjang 22 meter dan lebar 9 meter.

“Jadi pekerjaannya berupa penggantian jembatan, abutmen beton bertulang, eksisting Jembatan Merah yakni panjang 14,7 meter dan lebar 4 meter, dalam perencanaan akan ditingkatkan menjadi 22 meter untuk bentangan dan lebar 9 meter,” pungkasnya. (Opo)

 

Tonton videonya:

 


share on: