Istri Bupati Sambangi Puluhan Warga yang Jalani Isoman di Manding

share on:
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantul, Hj Emi Masruroh menyambangi puluhan warga Dusun Manding, Kalurahan Sabdodadi, Kapanewon Bantul || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantul, Hj Emi Masruroh menyambangi puluhan warga Dusun Manding, Kalurahan Sabdodadi, Kapanewon Bantul Kota yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) lantaran terpapar Covid-19, Jumat (9/7/2021). Bersamaan kegiatan tersebut dilakukan pembagian sembako dan ratusan masker.

Dengan didampingi Dukuh Manding Eko Hermawan, isteri Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih ini memberikan semangat dan dukungan moril kepada warga yang sedang menjalani isoman dengan naik sepeda tim mendatangi satu persatu rumah warga dan menyempatkan berbincang langsung dengan warga melalui penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Warga menyambut dengan sangat antusias kehadiran isteri orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Bantul ini, bahkan sebagian warga mengungkapkan sujud syukur dan kegembiraan, tidak menyangka akan didatangi seorang tokoh penting di wilayahnya.

“Tetap semanggat ya, cepat sembuh dan tetap patuhi protokol kesehatan sesuai anjuran tenaga medis yang menangani, semoga cepat sembuh,” pesan Emi Masruroh kepada warga.

Melalui kegiatan ini, harap dia, akan dapat memberikan motivasi dan semangat kepada warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Monggo kita bersama-sama tetap patuhi protokol kesehatan, dengan memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menjahui kerumunan dan mengurangi mobilitas, terlebih saat PPKM Darurat ini,” tuturnya.

Dukuh Manding, Eko Hermawan mengatakan sebanyak 30 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid -19 sehingga saat ini sedang menjalani isoman dan dirinya sangat mengapresiasi atas kedatangan dan support yang diberikan Ibu Bupati kepada warganya.

“Terima kasih kepada Ibu Bupati, warga kami menjadi lebih bersemangat untuk sehat kembali, tadi juga ada pembagian masker dan sembako dari kepedulian warga setempat,” katanya.

Berkaitan dengan penanganan Covid -19 di wilayahnya, ungkap dia, pihaknya saat ini menggagas pengadaan kendaraan atau unit Ambulan Padukuhan dan wacana tersebut mendapatkan lampu hijau dari sejumlah tokoh masyarakat. Oleh karena itu pintu donasi telah dibuka bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi atau bersedekah

“Dulu sebelum pandemi, kita mudah nyari kendaraan. Tapi dengan adanya pandemi orang jadi takut meminjamkan mobilnya ketika ada warga yang sakit darurat, lha ini pas di masa pandemi kita makin sangat merasakan dampaknya, saat membutuhkan ambulan kita harus antri cukup lama, sehingga kita mencetuskan untuk pengadaan Ambulan Padukuhan,” ungkap dia.

Melalui donasi, sejauh ini telah terkumpul dana sebanyak Rp 30 juta, yang berasal dari sedekah, patungan dan serkileran warga setempat dan juga warga sekitar Dusun Manding.

“Donasi dibuka kemarin tanggal 8 Juli pada jam 07.00 WIB, Alhamdulillah sampai detik ini sudah terkumpul sebanyak Rp 30 juta, semoga nantinya penambahan fasilitas Ambulan ini bisa bermanfaat bagi semua,” imbuh dia. (Supardi)

 


share on: