Yogyapos.com (BANTUL) - Sekitar 260 pelestari dan pecinta tosan aji ambil bagian dalam Festival Keris Kampus bertema ‘Rupa Rinenggo’ yang digelar di Gedung Galery Katamsy Insitut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Jumat (4/2/2022). Kegiatan nguri-uri kabudayan Jawa ini akan berakhir pada 11 Februari mendatang.
“Festival ini diadakan di kampus, maka harapan saya perguruan tinggi mau dan mampu membantu mempopulerkan tosan aji di manca negara agar lebih dikenal di dunia,” kata Penasehat Pencinta Tosan Aji Mataram Yogyakarta, GBPH Yudhaningrat, dalam sambutannya festival yang dibuka oleh Rektor ISI Yagyakarta, Prof Dr Agus Burhan.
Menurutnya, perguruan tinggi sarat dengan dunia ilmiah, sehingga diharapkan mampu mendalami dan mempmomosikan tosan aji secara ilmiah pula. Sehingga sekalipun keris dan gamelan sudah diakui dunia, namun bisa lebih didalami dan terkenal di dunia.
“Yang bisa dikaji dan didalami oleh kita semua diantaranya mencakup estetika, sejarah, filsafat dan fungsinya,” tandas Yudhaningrat.
Sementara itu, Agus Burhan, menyatakan pihaknya menyambut positif adanya acara ini. Kegiatan tersebut sebagai wahana ilmu perkerisan di kalangan kampus, khusunya ISI Yogyakarta.
“Keris yang merupakan peninggalan para lelehur merupakan karya adiluhung, maka dijarapkan bisa dikaji nilai-nilainya secara ilmiah di kampus dilihat dari filosofi, seni dan estetikanya,” katannya.
Dalam Festival ini bisa silihat, dipamerkan dandiperdagangkan bebagai keris. (Spd)
