Yogyapos.com (BANTUL) - Eks Gedung Piramid yang berada di Jalan Yogya-Parangtritis, Sewon Bantul, disiapkan untuk shelter darurat perawatan dan isolasi penderita Covid-19.
“Harapan saya ini nantinya supaya disetujui dan terealisasi. Karena keadaan dan situasi perkembangan pandemi Covid-19 di Bantul makin serius. Selain itu juga terkait dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro,” ungkap Ketua Komisi D DPRD Bantul, Enggar Suryo Jatmiko SE kepada Yogyapos.com, di Bantul, Sabtu (3/7/2021).
Enggar yang juga warga Bangunharjo, menambahkan meski Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) Bangunharjo Sewon juga telah dimanfanfaatkan untuk shelter, tetapi adanya penambahan shelter juga diperlukan guna mempercepat pemberantasan Covid-19.
Sementara itu, Sekda Bantul, Helmi Jamharis, menyatakan pihaknya menyambut positf adanya inisiasi dan harapan itu. Namun Pemkab Bantul akan mengkajinya terlebih dahulu guna menentukan gedung tersebut akan digunakan untuk shelter atau tidak. Selain itu jika direalisasikan kapan waktunya juga perlu.pengkajian.
Ditanya tentang data hasil vaksinasi kepada para pelaku wisata di Pantai Selatan pada Rabu (30/6), Helmi mengungkapkan berdasarkan data yang masuk menunjukan yang berlangsung di Joglo Parangtritis yang datang 329 orang, yang tervaksin 311 orang dan gagal divaksin 18 orang.
Untuk Kamis (1/7) yang datang 326 orang, tervaksin 309 orang dan yang gagal divaksin 17 orang.
Selain itu ditempat lainnya yang datang ada 655 orang, berhasil tervaksin 620 orang dan yang gagal divaksin 35 orang.
Yang berlangsung di Gedung TIC untuk 586 yang dilaksanakan pada Rabu (30/7) yang hadir 313 orang, berhasil divaksin 265 orang. Yang agal divaksin 27 orang. Pada Kamis (1/7) yang datang 264 orang, tervaksin 255 orang dan yang gagal divaksin 8 orang. (Supardi)
