DPC Peradi Wonosari Sertakan Puluhan Calon Advokat Ikuti UPA Serentak

share on:
Ketua DPC Peradi Wonosari Suyanto Siregar SH (kanan) bersama Ketua Umum DPN Peradi Prof Otto Hasibuan SH MCL MM || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Sebanyak 211 calon advokat mengikuti Ujian Pendidikan Advokat (UPA) yang diselenggarakan oleh DPN peradi dibawah kepemimpinan Prof Dr Otto Hasibuan SH MCL MM, di JEC Yogyakarta, Sabtu (19/2/2022) lalu.

Peserta sebanyak itu khusus berasal dari DIY. Sedangkan ujian diselenggarakan serentak, diikuti pula para peserta dari 51 kota di Indonesia, total sebanyak 4.872 orang, tak terkecuali para peserta hasil penjaringan yang dilakukan oleh DPC Peradi Wonosari dibawah duet kepemimpinan Ketua Suyanto Siregar SH dan Kokok Zudan SH.

Suyanto mengungkapkan, jalannya UPA sangat-sangat kondusif. Para peserta antusias dan seksama mengerjakan soal-soal yang disodorkan panitia. Demikian pula ketaatan pada protokol kesehatan juga diindahkan.

“Dari 211 peserta itu, mereka merupakan lulusan dari berbagai perguruan tinggi dan lulusan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) di Yogyakarta,” terang Suyanto kepada yogyapos.com, Minggu (20/2/2022) petang.

Disebutkannya, dalam kesempatan pelaksanaan UPA tersebut langsung dihadiri oleh ketua umum DPN Peradi Prof Dr Otto Hasibuan SH MCL MM, yang sekaligus memberikan sambutan dan tata tertib UPA. Yakni agar menjaga kualitas dengan materi soal soal ujian dan pembuatan surat kuasa dan gugatan.

Otto juga memberikan pembekalan berupa motivasi diharapkan setelah lulus ujian dan dilantik serta diangkat sumpah nantinya agar tetap menjaga marwah dan profesionalisme advokat.

Dalam UPA tersebut juga diawasi secara ketat dengan melibatkan seluruh ketua DPC PERADI se DIY sebagai observer.

Para Ketu DPC Peradi di DIY bersama Ketua Umum DPN Peradi

Pesan Prof Otto, Advokat harus memiliki integritas, jujur, memiliki moral, akhlak dan budi pekerti yang luhur. “Advokat  juga menjunjung tinggi etika, tunduk, taat pada aturan organisasi dan sumpah profesi advokat,” terang Suyanto mengutip pernyataan Otto.

Suyanto menyatakan, khusus DPC Peradi Wonosari kini memiliki anggota lebih dari 100 orang dan telah melakukan kerjasama dengan mitra terkait untuk penyuluhan maupun penegakan hukum di wilayahnya, termasuk dengan Pemkab Gunungkidul.

“Kami juga memberikan bantuan hukum probono bagi warga miskin. Ini sudah dilakukan sejak awal terbentuknya organisasi di Gunungkidul,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menyelenggarakan lagi PKPA dengan menggandeng Fakultas Hukum Universitas Proklamasi UP45 Yogyakarta. (Met)

 

 


share on: