Yogyapos.com (BANTUL) - Pembangunan konstruksi erection girder Jembatan Kretek 2 di Parangtritis Samas, Kabupaten Bantul sempat dihentikan lantaran terjadi genangan luapan volume air Sungai Opak pada Kamis, 11 November 2021.
Dari pantauan yogyapos.com pada Rabu 10 November 2021 di wilayah DIY sempat diguyur hujan dengan intensitas sedang dan dalam durasi waktu yang cukup lama, terjadi siang hingga malam hari, hal ini diduga yang memicu naiknya volume Kali Opak yang bermuara di Samudera Hindia ini.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY, Julian Situmorang mengatakan penundaan pekerjaan ditempuh lantaran di area proyek yang berada pada muara Sungai Opak ini dinilai cukup membahayakan para pekerja. Selain menyelamatkan seluruh pekerja, sejumlah alat - alat dan material turut diamankan ke lokasi yang dinilai lebih aman.
“Iya kemarin muka air Sungai Opak naik. Kemarin setelah selesai melakukan beberapa pengamanan terhadap material dan alat, tim langsung keluar dari area sungai karena cukup berbahaya,” terang Julian saat dikonfirmasi yogyapos.com, Jumat (12/11/2021) pagi.
Julian menambahkan, dalam upaya penanganan luapan air ini, pihaknya bersama kontraktor proyek akan mengupayakan pembersihan area sekaligus pengecekan kondisi tanah pasca terjangan banjir, hal ini dilakukan guna memastikan keamanan jika pekerjaan dilanjutkan kembali.
“Hari ini kami melakukan pembersihan, lalu pengecekan kondisi tanah untuk lalu lalang alat berat, serta melakukan perbaikan tanah apabila diperlukan,” imbuh dia.
Hingga saat ini progres pembangunan jembatan penghubung Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) atau Pansela ini terus berlanjut.
“Progres pembangunan Jembatan Kretek 2 hingga saat ini telah menembus 58 persen,” tutupnya. (Opo)
