Akses Jalan Kawasan Industri Terpadu Srimulyo Selesai, 5 Investor Merapat

share on:
akses menuju ke Kawasan Industri Terpadu Wisata di Kalurahan Srimulyo Kapanewon Piyungan Kabupaten Bantul selesai dibangun || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Berkat jalan akses menuju ke Kawasan Industri Terpadu Wisata di Kalurahan Srimulyo Kapanewon Piyungan Kabupaten Bantul selesai dibangun, para investor berdatangan dan berminat ingin berinvestasi ke tempat ini. 

“Capaian progres 100 persen pembangunan akses dari Jalan Yogya-Wonosari menuju Kawasan Industri Wisata Terpadu Srimulyo baru saja selesai. Namun efek positifnya pada hari ini setidaknya ada lima investor yang berminat untuk berinvestasi di tentang kawasan ini", kata Lurah Srimulyo Piyungan, Ngajiran, saat berbincang kawasan industri terpadu wisata ini,  di Bantul, Rabu (8/12). 

Menurutnya, lima investor itu adalah satu pabrik yang akan bergerak memproduksi gula semut. Lahan yang akan disewa sekitar 15 hektare. Yang untuk bangunan gedung pabrik sekitar 2 hektere dan sisanya untuk kebun tanaman yang setiap tahunya bisa dipanen. 

Investor kedua adalah dari pihak Pertamina (mitra/anak Pertamina. Ini ingin menyewa lahan hektaran untuk pangakalan LPJ. Investor ke tiga adalah akan menyewa lahan untuk garasi bus/angkutan wisata. Keempat dan kelima bergerak di sektor wisata dan kuliner.  Bentuk usahanya restauran dan cafe serta wisata khusus. 

“Ya kami Pemerintah Kalurahan Srimulyo menyambut gembira dan positif dengan dibangunnya akses jalan itu yang menjadikan investor berminat berinves ke kawasan imdustri terpadu wisata,” sambung Ngajiran. 

Dijelaskan, tindak lanjut prosedur berikutnya yang harus dirltempuh oleh para investor yaitu.dipersilahkan membuat proposal untuk diajukan ke Pemerintah Kalurahan  Srimulyo.

Ditanya tentang proyek pembagunan akses jalan ini, Ngajiran mengatakan pihaknya tidak menhetahui secara persis. Namun informasinya pembangunannya mempergunakan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Keistimewaan DIY untuk Bantul sekitar Rp 38 miliar. 

Masa pengerjannya sekitar Maret-Akhir Nopember 2021 dilakukan oleh rekanan yang bersangkutan. Pengelolaan kawasan industri di kawasan itu. direncanakan akan dilakukan oleh Pemerintah. Sedangkan untuk terpadu wisata oleh pemerintah bersama masyarakat. (Spd)

 


share on: