5 Kalurahan di Bantul Ditetapkan Sebagai Rintisan Desa Budaya

share on:
Penyerahan SK Rintisan Desa Budaya, Rabu (22/12/2021) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Lima Kalurahan di Kabupaten Bantul ditetapkan sebagai rintisan Desa Budaya dengan ditandai penyerahan Surat Keputusan dari Dinas Kebudayaan (Kundo Kabudayaan) oleh Bupati, H Abdul Halim Muslih, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Tringgo, Rabu (22/12).

Kelima desa itu masing-masing Timbulharjo Kapanewon Sewon, Guwosari Pajangan, Jatimulyo Dlingo, Baturetno Banguntapan dan Wukirsari Imogiri. Sedangkan desa rintisan budaya yang sudah ada dan kini memperolah hasil evaluasi rintisan desa budaya sebanyak tujuh yaitu Parangtritis Kapanewon Kretek, Girirejo Imogiri, Srimulyo Piyungan, Muntuk Dlingo, Sendangsari Pajangan, Sriharjo Imogiri dan Argodadi Sedayu. 

“Kini di Bantul ada 19 Desa Budaya, 12 Desa Rintisan Budaya dan 1 Desa Budaya Mandiri yaitu Sabdodadi Kapanewon Bantul,” jelas Bupati dalam sambutannya. 

Budaya, katanya, meerupakan kekayaan yang tinggi. Keberadaan dan fungsinya yang harus dilestarikan serta dikembangkan. Desa budaya yang ada juga merupakan identitas dan sesuai dengan ciri khas DIY. Salah satu fungsinya bisa untuk mentrasfer budaya adiluhung kepada generasi muda dan mampu memberikan keuntungan dalam kerangka keistimewaaan DIY.

“Saya menginginkan agar Desa Rintisan Budaya, Desa Budaya dan Desa Budaya Mandiri di Bantul bisa semakin baik,” harapnya. 

Kepala Dinas Kebudayaan Bantul, Nugroho Eko Stiyanto, dalam laporannya mengatakan para pelengola Desa Budaya, Rintisan Desa Budaya dan Desa Budaya Mandiri memahami dan menjalankan berbagai hal pokok sebagaimana yang telah disampaikan oleh dinas ini. 

“Hal itu meliputi peningkatan manajemen, wawasan dan keterampilan, promosi-informasi, fasilitas sarana dan prasarana, fasilitas penyelenggaraan event dan kompetisi, pengkajian pengembangan ada pendampingan tenaga teknis,” papar Nugroho.

Sementra itu Lurah Timbulharjo, Anif Arkham Haibar menyambut positif penetapan tersebut. Segera menindak lanjutinya dan bekerja mensukseskan Timbulharjo sebagai Rintisan Desa Budaya. "Potensi di berbagai padukuhan segera didata dan digarap dengan difasilitasi Pemdes," tegasnya.  (Spd)

 


share on: