Yogyapos.com (BANTUL) - Sebanyak 1. 200 para pelaku wisata dan ekonomi kreatif mengikuti vaksinasi seri ke-34 oleh Dinas Pariwisata DIY dengan mempergunakan dana keistimewaan DIY, di Kompleks Pasar Seni Gabusan (PSG) Jalan Parangtritis, Bantul, Selasa (14/9).
Vaksinasi kali dihadiri Wakil Bupati Bantul, Joko B Purnomo bersama Kepala Dinas Pariwisata DIY Sugeng Raharja dan Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo.
“Pelaksanaan vaksin bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif beserta keluarga dan masyarakat di sekitar lokasi wisata yang dilakukan di lokasi wisata, memiliki dua misi yairu untuk melaksanakan vaksinasi dan yang kedua untuk promosi lokasi wisata,” kata Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo dalam sambutannya.
Selain itu, tujuan yang ingin dicapai adalah percepatan cakupan vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok dengan target 70-80 persen populasi telah di vaksin. Kolaborasi bersama lintas sektoral ini adalah salah satu usaha untuk mewujudkan DIY menuju zona hijau. Apabila pariwisata sudah dijinkan dibuka maka para pelaku wisata sudah siap dan ekonomi kembali bisa bergerak serta meningkat.
Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo, dalam sambutannya mengatakan Dinas Pariwisata telah mampu beradaptasi dengan melakukan terobosan menyelenggarakan vaksinasi dan memberikan bantuan bagi pelaku pariwisata.
“Kami Pemerintah Kabupaten Bantul sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan kepada Kabupaten Bantul melalui Dinas Pariwisata DIY,” kata Joko Purnomo.
Wakil Bupati juga menyampaikan harapan nantinya setelah vaksinasi di lingkungan pariwisata, maka kedepan betul-betul tidak hanya menambah imunitas tapi juga menambah keyakinan serta semangat pelaku pariwisata . Maka hingga nanti saatnya wisata mulai dibukadi, maka dapat memberikan yang terbaik untuk wisatawan yang berkunjung ke Bantul.
“Menurut data terakhir Kabupaten Bantul sasaran vaksinasi Kabupaten Bantul untuk dosis pertama telah mecapai 54.7 persen,” kata Joko.
Wakil Bupati juga berharap bahwa capaian vaksinasi ini terus bertambah untuk mencapai target kekebalan kelompok yaitu 75 sampai 80 persen populasi telah di vaksin sehingga pandemi segera teratasi.
Dengan capaian vaksinasi 75 sampai 80 persen sehingga herd immunity tercapai maka pandemi dapat segera teratasi dan berubah status dari pandemi menjadi endemi. (Supardi)
