Yogyapos.com (YOGYA) - Peristiwa pertempuran heroik 73 tahun lalu yang dikenal dengan sebutan Serangan Oemoem 1 Maret, diperingati oleh BPC PWK III Kota Yogyakarta, di Plaza Monumen SO 1 Maret 1949, Jalan Margo Mulyo Kota Yogyakarta, Selasa, (1/3/2022).
Peringatan peristiwa bersejarah mengusir tentara kolonial Belanda itu ditandai dengan upacara bendera dipimpin penanggung jawab Sudjono Ketua BPC PWK III Kota Yogyakarta, Sudjono dan Inspektur Upacara Kepala Biro Pemberdayaan Masyarakat Setda DIY Sukamto SH MH.
Nampak hadir diantaranya Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Heri Dwi Subagyo mewakili Danrem Brigjen Afianto, Kolonel Laut (KH/W) Damayanti SH, MM (Danlanal DIY), Kolonel Heri Sunaryo (AAU Yogyakarta), Letkol Inf Arif Harianto (Dandim 0734/Kota Yogyakarta), AKBP Fahmi Arifrianto, SH, SIK MH MSi (Wakapolresta Yogyakarta), Mayor Inf Hasan (Yonif Mekanis 403/WP), Budi Santosa S STP MSi (Kepala Bakesbangpol Kota Yogyakarta) dan Forkompimda DIY.
Sukamto SH MH dalam amanatnya mengatakan, Peringatan Serangan Umum 1 Maret tahun 2022 menjadi hari yang bersejarah karena bertepatan dengan diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 2 Tahun 2022 yang berisi penetapan 1 Maret sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara Republik Indonesia.
“Serangan Umum 1 Maret memiliki makna penting bagi penegakan dan pengakuan kedaulatan Negara, dampak yang ditimbulkan berasal dari dalam maupun dari luar karena peristiwa ini membuka mata Dunia Internasional bahwa Indonesia masih ada dan mampu memberikan perlawanan,” katanya.
Dengan ditetapkannya Serangan Umum 1 Maret sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara dapat semakin memupuk semangat persatuan dan kesatuan kita semua dan juga sebagai generasi muda untuk tidak pernah lupa akan sejarah. (*)
