Yogyapos.com (BANTUL) - Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo mengajak kepada Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Bantul meneladani jejak dan jasa pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan dalam berbangsa dan bernegara.
Sebab, kiprah Ahmad Dahlan selama hidupnya adalah untuk memajukan dan mencerdaskan bangsa, bukan untuk memperkaya diri.
“Konsep dan langkah nyata yang telah dilakukan oleh Almarhum KH Ahmad Dahlan terkait dengan Muhammadiyah yaitu hidup-hidupilah Muhammadiyah dan jangan mencari hidup di Muhammadiyah,” ungkap Joko dalam dialog politik yang diadakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bantul, Jumat (5/7/2024).
BACA JUGA: Menjadi Tamu Kehormatan Peringatan Hari Nasional Kanada, Ini yang Disampaikan Menteri AHY
Menurutnya, KH Ahmad Dahlan mendidik masyarakat pada umumnya dan warga Muhammadiyah khususnya untuk kemajuan dan kemaslahatan umat.
Oleh sebab itu seluruh anggota IPM sebagai generasi muda harus dapat melanjutkannya. Dalam berpolitikpun diharapkan dapat meneladani itu. Artinya sebenarnya berpolitik melalui politik merupakan alat untuk mensejahterakan masyarakat. Bukan untuk tujuan pribadi, diantaranya memperkaya diri sendiri. Rela berkorhan juga harus menjadi suatu sikap hagi para generasi muda dalam berpolitik.
“Tema dialog ini adalah Memperkuat Peran Organisasi Kemasyarakatan dalam Menciptakan Bantul Damai dan Berbudaya menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabun 20204. Tema ini dapat dimaknai bahwa IPM harus berperan dalam sendi-sendi kehidupan temasuk di ranah politik,” katanya.
BACA JUGA: Dari Lereng Merapi, Kita Gaungkan Perdamaian
Dalam kesempatan saat ini, ketika menjawab pertanyaan tentang bagaimana caranya untuk memilih calon yang nantinya mereliasaikan aspirasi masyarakat, Joko mengatakan, carilah yang berkualitas dan berprestasi dalam dunia poltik.
“Jika dewan atau ekskutif yang terpelihara tidak merealisasikan aspirasi masyarakat yang telah disangguhinya, maka masyarakat dapat memberikan kritik dan saran bahkan peringatan keras supaya merealisasikan aspirasi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bantul yang juga Ketua Penitia Penyenggara dialog, Heru Wismantoro, mengatakan acara ini bertujuan untuk membuka dan memperkuas wawasan para generasi muda salah satunya di bidang politik.
BACA JUGA: Pemulangan Perdana Gelombang II dari Madinah, Jemaah PLM 10: Senang Alhamdulillah!
“Ini untuk memperluas wawasan para generasi muda guna menghadapi Indomesia Emas Tabun 2045,” kata Heru.
Generasi muda adalah nantinya sebagai menentu Indosia di masa mendatang, maka harus berkualitas dan berwawasan luas. Dialog seperti ini salah cara untuk memperluas wawasan generasi muda. (Spd)
