Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meresmikan pembangunan talud hasil dari pelaksanaan program Padat Karya Infrastruktur, di Padukuhan Druju, Margodadi, Seyegan, Rabu (13/9/2023).
“Ini kalau dilelangkan hasilnya pasti kurang maksimal. Dengan adanya program Padat Karya ini, masyarakat sendiri yang bergotong royong dan merasa handarbeni. Dan yang terpenting adalah dengan Padat Karya ini bisa memberdayakan masyarakat,” kata Kustini usai memecah kendil berisi air sebagai tanda peresmian proyek tersebut.
Kustini mengapresiasi masyarakat Druju yang telah bergotong royong merampungkan pembangunan talud melalui program yang diampu oleh Dinas Ketenaga Kerjaan (Disnaker) Sleman. Ia berharap hasil dari pembangunan talud ini nantinya dapat bermanfaat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Padukuhan Druju Margodadi.
BACA JUGA: Bulog DIY Siap Operasi Pasar dan Salurkan 2.100 Ton Beras untuk 17 Kapnewon di Sleman
BACA JUGA: Mantan Kepala Dispertaru DIY Kembalikan Uang Gratifikasi, Ini Totalnya Ckckckck...
Kepala Disnaker Sleman, Sutiasih SP MM menjelaskan Padat Karya merupakan program pemerintah berbasis pemberdayaan masyarakat, serta bersifat produktif yang mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk menambah pendapatan, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Pada tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Disnaker mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan Padat Karya Infrastruktur dengan nominal Rp159.982.000, per lokasi dan dilaksanakan di 17 lokasi,” terangnya.
Selain meresmikan talud di Padukuhan Druju, Bupati juga meresmikan hasil Padat Karya Padukuhan Klangkapan II, Margoluwih, Seyegan berupa corblok, Padukuhan Duren Sawit, Mororejo, Tempel berupa talud jalan, Padukuhan Mejing Kidul, Ambarketawang, Gamping berupa corblok.
Padat Karya yang didanai APBD melibatkan tenaga kerja sejumlah 42 orang di masing-masing lokasi. Sehingga Padat Karya di 17 lokasi telah melibatkan sebanyak 714 orang tenaga kerja. Tidak hanya manfaat peningkatan kesejahteraan bagi pekerja, kata Sutiasih, namun juga manfaat kesejahteraan bagi masyarakat melalui peningkatan sarana dan prasarana. (*/Agn)
