Yogyapos.com (BANTUL) - Puing-puing bekas kebakaran rumah milik Sugeng (50), di Tegalkembang Rt 1 Bendo Kalurahan Wakirsari Kepanewon Imogiri Bantul, telah dirapihkan dan selanjutnya dibersihkan.
Rumah yang sehari-hari dimanfaatkan untuk memproduksi rempeyek itu ludes dilalap ‘Si Jago Merah’ pada Selasa (8/6/2021) Pukul 19.30 WIB. Kebakaran terjadi akibat kobaran api dari tungku kayu, yang kemudian merembet ke semua bagian bangunan semi permanen. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Tapi kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp 100 juta.
“Kerugiannya sekitar Rp 110 juta rupiah. Namun kini puingnya telah dibersihkan dan rencananya segera akan dibangun kembali,” kata Sugeng, produsen rempeyek dan pemilik tempat usaha ini kepada yogyapos.com, Rabu (9/6/2021).
Dijelaskan, diduga kuat penyebab kebakaran berawal terbakarnya tungku kayu (kayu bakar) dan stok minyak goreng yang terbakar. Kobaran api meluas dan membakar rumah tempat produksi ini.
Saat itu, papar Sugeng, tiba-tiba terlihat api yang sudah membesar dari dalam ruang produksi. Hal itu diketehui warga. Kemudian warga melaporkan ke Pos SAR 3 Imogiri, Polsek Imogiri dan BPBD Bantul.
Mendapat laporan, para petugas dari pemadam kebakaran, kepolisian, Tagana, TNI dan SAR serta masyarakat sigap melakukan pmadaman kobaran api dengan mobil pemadam kebakaran. Alhasil akhirnya api yang membakar rumah milik Tujiyo berhasil dipadamkan.
“Insya Allah nantinya akan segera dibangun kembali bangunan yang baru setelah habis Minngu inj,” ungkap Sugeng.
Sementara itu, Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto, membenarkan adanya kejadian kebakaran itu. Pihaknya telah melaksanakan kermtugasannya memadamkan kobaran api dengan armada truk tanki Damkar. (Supardi)
