Yogyapos.com (BANTUL) - Polisi masih mendalami kericuhan antar peserta takbir keliling yang terjadi pada 22 April 2023 sekira pukul 00.15 WIB, di Monumen Perjuangan Potorono Bantul.
Dalam insiden antara kelompok warga Depok Gandekan, Bantul dengan warga Rendeng Kulon, Timbulharjo, Sewon itu dua orang terluka dan 1 sepeda motor dibakar.
“Pada prinsipnya kami tetap menangani kejadian ini. Hingga kini masih mendalaminya,” kata Kapolres Bantul AKBP Ihsan, Minggu (24/4/2023).
Kapolres mengungkapkan, berdasarkan informasi kronologis kejadiannya sekira pukul 00.15 Wib, rombongan takbir dari PPDG Pemuda Pemudi Depok Gandekan melintas dari arah utara sesampai di Dusun Rendeng Timbulharjo Sewon Bantul rombongan yang paling depan terkena petasan yang diduga dilakukan oleh kelompok warga yang ada di lokasi.
Selanjutnya rombongan PPDG berhenti dan beberapa orang menghampiri kelompok yang diduga melempar mercon itu. Maka terjadi perselisihan yang menyebabkan terjadinya kericuhan antar kedua kelompok ini. Dimungkinkan kelompok warga ada yg menggunakan senjata tajam, sehingga korban dari rombongan takbir PPDG ada yg terluka akibat benda tajam.
“Tim Patroli motor dari Polres maupun Polsek datang ke lokasi dan menghalau ke dua kelompok, sehingga keributan tidak berkepanjangan. Selanjutnya mengevakuasi korban yang terluka ke Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul,” katanya.
Berdasarkan data korban dari warga Depok Gandekan Kota Bantul ada beberapa diantaranta Ihsan Hanif (23) terluka terkena sajam di bagian leher, Riantri Nugroho (27) luka di hidung dan pipi, David Nugroho (22) luka memar mata sebelah kanan,
Tri Yayang Nur Abriniko(17) mengalami luka terkena sajam di kepala, Andika (17) Depok luka memar di bibir.
Sedangkan korban dari kelompok warga Ngrendeng yaitu Anan (19) luka memar di leher belakang, Duq Habib (24) luka pada bibir.
Tentang barang bukti yang diamankan sepada motor Honda Beat AB 3937 ZK, sepeda motor Honda Beat Hitam tanpa plat nomor dan sepada motor Honda Vario 150 AB 5757 IB.
“Kami sudah meminta keterangan para saksi yaitu Difarizqi Dimas Ardefian (23) warga Depok, Gandekan, Gunadi (43) warga Gandekan Bantul, Fajar (18) warga Ngrendeng. Sedangkan para korban memperoleh perawatan di RSUD Panembahan Senopati,” terang Kapolres. (Spd)
