Pilur di Bantul, 80 Persen Warga Gunakan Hak Pilihnya

share on:
Wabup Bantul Joko Purnomo (kedua kiri) saat menyampaikan hasil monitoring pelaksanaan Pilur 2022 di Bantul, Minggu (25/9/2022) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo menilai animo masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan lurah (Pilur)  Kabupaten Bantul secara serentak 2022, cukup tinggi.

“Hasil monitoring yang kami lakukan melalui dua tim di lapangan menunjukan masyarakat nampak bersemangat menggunakan hak pilihnya. Hal itu setidaknya terpantau di wilayah Kapanewon Pandak dan Sedayu pada hari ini,” kata Joko Purnomo saat melakukan monitoring, Minggu (25/9/2022).

Menurutnya, 80 persen warga yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) menggunakan hak pilihnya. Pada sekitar pukul 12.00 WIB banyak TPS yang sudah relatif sepi karena para pemilihnya sudah mencoblos sebelum jam tersebut.

“Meski begitu harapannya Pilur berjalan aman, tertib dan lancar serta demokratis sampai selesai penghitungan suara. Kondisi demikian bisa terlaksana dengan baik berkat peran berbagai pihak yaitu panita, Kepolisian dan TNI serta masyarakat luas. Maka kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung kelancaran pesta demokrasi ini,” tambah Joko.

Ia juga berharap bagi yang menang jangan euforia dan yang kalah harus legawa menerima kekalahan. Semua pihak agar menjaga ketertiban dan keamanan.

Berdasarkan data yang ada, Pilur kali ini menyediakan 563 Tempat Pemungutan Suara (TPS) tersebar di 21 Kalurahan. Jumlah pemilih sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 204.104 orang.

“Sedangkan jumlah calon lurag sebanyak 75 orang. Jumlah DPT dan TPS paling banyak adalah Kalurahan Banguntapan Kapanewon Banguntapan mencapai 25.177 DPT dan TPS ada 68. Adapun kalurahan dengan jumlah TPS dan DPT paling sedikit yaitu Kebonagung Kapanewon Imogiri yang hanya 7 TPS dan DPT-nya ada 2.905 pemilih.

Sementara itu, Kasat Satpol PP Bantul, Yulius Suharta, menyatakan hingga kini secara umum Pilur masih berjalan aman dan tertib. Satpol PP mengamankan Pilur dengan patroli dan menerjunkan para petugasnya di lapangan.

Pemkab Bantul bersama Forkompida dalam monitoring Pilur ini dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok 1 dipimpin oleh Bupati H Abdul Halim Muslih dan Wabub Joko Purnomo di kelompok 2. (Spd)

 


share on: