Yogyapos.com (KULONPROGO)- memperingati Hari Pariwisata Dunia yang hari H jatuh pada 27 September 2022, Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Pariwisata menggelar pertunjukkan seni di Bandara Internasional Yogyakarta, Selasa (27/9/2022).
baca juga: https://www.yogyapos.com/berita-pemeran-video-syur-di-bandara-yia-resmi-ditetapkan-tersangka-5612
Dalam kesempatan ini grup pelajar dari SMK 1 Kasihan Bantul tampil memukau pengunjung dengan suguhan tari Magma dan tari Menak. Selain itu tampilan pula reog anak dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Bantul.
baca juga: https://yogyapos.com/berita-bus-damri-launching-trayek-bantulbandara-yia-2718
Kegiatan yang digelar ketiga kalinya oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul ini, disambut baik dan mendapatkan apresiasi dari General Manager PT Angkasa Pura I, Agus Budi Purnama, karena kegiatan ini menjadi satu-satunya di Indonesia.
“Saya menyambut positif dan gembira diadakannya kegiatan menarik yang diharapkan mempunyai daya tarik tersendiri bagi para wisatawan,” kata Agus Budi.
Di kesempatan ini juga dilakukan penandatangan kerjasama guna menguatkan sinergi dalam pengembangan pariwisata antara Pemerintah Kabupaten Bantul dengan PT Angkasa Pura I.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, mengatakan kerjasama yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bantul dan Bandara YIA, sudah berjalan sejak 2020. Dengan hadirnya Pariwisata Bantul di Bandara YIA diharapkan mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke Bantul.

“Pariwisata Bantul akan segera hadir dengan branding barunya sebagai Bantul Bumi Mataram. Sebagai upaya mendorong capaian ini, kolaborasi dibangun Pemerintah Kabupaten Bantul dengan berbagai sektor yang potensial,” kata Kwintarto.
baca juga: https://www.yogyapos.com/berita-bandara-yia-dilengkapi-fasilitas-science-corner-2530
Sementara itu Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengatakan pihaknya akan mengupayakan untuk menggodog kembali formula kerjasama yang dibangun bersama dengan Bandara Internasional Yogyakarta.
“Formulasi kerjasama yang semakin sempurna diharapkan akan melahirkan kegiatan yang produktif dan menguntungkan kedua belah pihak terutama pelaku usaha ekonomi kreatif sehingga pelaku pariwisata dan craft di Bantul ini dapat dikembangkan,” pungkas Halim. (Spd)
