Yogyapos.com (BANTUL) - Pencanangan kolaborasi pengelolaan sampah di DIY sekaligus Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2025 dengan tema 'Kolaborasi Untuk DIY Bersih' berangsung di Intermediate Treatment Facility (ITF) Bawuran Pleret Kabupaten Bantul, Selasa (11/3/2025).
BACA JUGA: Ulama Al Azhar Kairo Lakukan Safari Ramadhan di Sleman, Disambut Wabup
Kolaborasi ini merupakan komitmen bersama oleh 12 perguruan tinggi di DIY, diantaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Jana Badra (UJB), Universitas Taman Siswa (UTS) dan Poltekes.
Para utusan itu berkomitmen berkolaborasi pada perannya dalam pengelolaan sampah dengan ditandai pembutuhan tanda tangan bersama. Dihadiri oleh Bupati atau Walikota di DIY atau yang mewakilinya. Hadir pula Sekda DIY Beny Suharsono mewakili Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X.
BACA JUGA: Serangan Oemoem 1 Maret Bantah Propaganda Belanda, Bukti Indonesia Eksis
“Kami menyambut positif dan mengajak kepada semua pihak untuk berkolaborasi melakukan pengelolaan sampah secara baik,” kata Sekda DIY Beny Suharsono dalam membacakan sambutan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan, dengan berbagai upaya akhirnya Bantul berhasil mendirikan ITF yang kini pengelolaannya dilakukan oleh Perumda Aneka Dharma bekerjasama dengan berbagai pihak.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Umumkan Gaji ke-13 bagi Aparatur Negara
“ITF Bawuran mampu melakukan pengelolaan sampah 60 ton per hari. Tujuannya menjadi sampah sebagai sumber daya yang menghasilkan. Ini juga diyakini mempu mendukung Bantul bersih,” kata Halim.
Perwakilan dari UGM, Dr Ari Sujito, menyatakan,dengan adanya kolaborasi didukung SDM yang ada di berbagai perguruan tinggi di DIY, maka akan mampu memecahkan masalah. Sampah bukan sebagai kultur melainkan sebagai fakta yang harus diatasi bersama.
BACA JUGA: Para ASN Diharapkan Belanja di Pasar Lebaran Sleman 2025
“Marilah kita maju bersama bekerja berorientasi agar ada perubahan perilaku pada masyarakat dan pengelola sampah terhadap permasalahan sampah,” katanya.
Acara ini juga diwarnai penyerahan dukumen perizinan tentang ITF Bawuran bahwa secara resmi mulai berperasi. Ini dilakukan oleh Bupati Bantul H.Abdul Halim Muslih kepada Direktur Utama Perumda Aneka Dharma Yuli Budi Sasangka. Selain itu juga dilakukan peninjauan mesin dan peralatan ITF Bawuran. (Spd)
