Pemkab Bantul Berupaya Menekan Angka Kematian Akibat Covid-19

share on:
Bupati Bantul Drs H Abdul Halim Muslih saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di PG Madukismo, Kamis (23/9/2021) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul berupaya keras menekan angka kematian akibat Covid-19 dengan berbagai cara, diantaranya melalui penggalakkan vaksinasi ke berbagai lapisan masyarakat termasuk para pekerja perusahaan swasta. 

“Kini angka kematian akibat Covid-19 di Bantul menurusn drastis, 2 orang per 100 ribu penduduk,” kata Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih, saat minitoring vaksinasi para karyawan PG/PS (Pabrik Gula-Pabrik Spritus) PT Madu Baru, Kasihan, Bantul, Kamis (23/9).

Vaksinasi yang menyasar para pekerja dari beragam perusahaan di Bantul tersebut memiliki jumlah sasaran sebanyak 2.030 orang hasil kerjasama TNI, Polri dan Dinas Tenaga Kerja dan Imigrasi Pemda DIY. 

Halim menambahkan, bahwa vaksinasi dipercepat agar Kabupaten Bantul segera turun level PPKM. Vaksinasi targetnya dipercepat semoga sebulan lagi sudah mencapai 80 persen. Saat ini Kabupaten Bantul sudah turun level pada PPKM level 3. Untuk turun ke level 2 masih harus memenuhi satu syarat lagi yakni angka kematian akibat Covid-19 masih diatas 2 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Kalau itu bisa menekan lagi dibawah dua maka kita bisa turun level ke PPKM level 2.

“Vaksinasi menjadi penting karena untuk meningkatkan herd immunitas dan akan meningkatkan kepercayaan diri dalam bekerja sehingga tidak takut lagi terkena paparan virus dengan syarat tetap taat protokol kesehatan,” katanya. 

Saat ini vaksinasi di Bantul telah mencapai diatas 60 persen dari jumlah sasaran tingkat Kabupaten. Bupati berharap semoga sebulan atau dua bulan lagi vaksinasi mencapai target 80 persen dan herd imunity dapat segera tercipta.

Sementara itu pada hari ini juga ada vaksinasi di sejumlah tempat satu diantaranya di SMK Kesehatan Bantul. (Supardi)

 


share on: