Yogyapos.com (JAKARTA) - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Birokrasi dan Reformasi (PAN RB) menegaskan, proses rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) 2024 akan dilaksanakan sesuai jadwal dengan seleksi yang ketat, transparan dan akuntabel.
Hal itu disampaikan oleh Menteri PAN RB, Abdullah Azwar Anas, saat memberikan keteranganya di acara Konferensi Pers Progres Pengadaan ASN 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Jumat (3/4/2024).
Seperti dilansir InfoPublik, Azwar Anas dalam paparanya menyampaikan bahwa progres pengadaan CASN per 2 Mei Pukul 20:00 WIB, tercatat sebanyak 602 intsansi telah melakukan rincian ke dalam sistem layanan perencanaan SIASN Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dari 602 instansi tersebut, ia menjabarkan menjadi beberapa tahap bagi instansi yang telah melakukan rincian formasi maupun yang sedang melakukan rincian formasi dan sedang menunggu verifikasi oleh BKN.
BACA JUGA: Halal Fair, Pikat 20.000 Pengunjung dengan Promo Produk Halal & Wisata Ramah Keluarga
“Sudah ada 602 instansi pemerintah telah melakukan rincian ke dalam sistem layanan perencanaan SIASN BKN dengan rincian sebagai berikut, empat instansi belum membuat rincian formasi, 36 instansi yang sedang nyusun rincian formasi, 39 instansi telah selesai menyusun rincian formasi namun belum mengajukan digital signature (DS) SPJTM oleh PPK Instanasi Pemerintah surat pertanggungjawaban kontrak, 371 instansi sedang dalam proses verifikasi validasi oleh BKN dan 152 rincian usulan instansi yang telah selesai verifikasi dan validasi oleh BKN dan sedang menunggu digital signature peraturan teknis Kepala BKN,” ujar Azwar.
BACA JUGA: Audiensi ke Kejari, PWI Sleman Bersinergi Tapi Tetap Kritis dan Independen
Selain itu, Ia juga menyebutkan bahwa total kebutuhan CASN 2024 merupakan terbesar selama 10 tahun terakhir dengan total sebanyak 1.289.824 formasi, dengan rincian di pemerintah pusat 427.650 formasi dan pemerintah daerah 862.174 formasi. Sedangkan sumber daya manusia yang akan ditugaskan di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebanyak 71.643, terdiri dari 14.114 CPNS dan 5.7529 PPPK.
BACA JUGA: Advokat Aprilia Supaliyanto MS SH Wis Wancine Menep
Azwar untuk pertama kalinya juga menginformasikan terkait CASN di lingkungan sekolah kedinasan di antaranya yaitu, Sekolah Tingggi Akuntansi Negara (STAN) terdapat 722 kebutuhan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 721 kebutuhan, Sekolah Tingggi Intelejen Negara (STIN) 400 kebutuhan, Politeknik Siber dan Sandi Negara 105 kebutuhan, Politeknik Statistika STIS 355 kebutuhan, Poltekip dan Poltekim 400 kebutuhan, 22 sekolah kedinasan Kementerin Perhubungan 622 kebutuhan dan Sekolah Tinggi BMKG 120 kebutuhan.
BACA JUGA: Gubernur: Generasi Muda dan Sarjana di DIY Mencapai 28.000, Mereka Butuh Pekerjaan
Proses rekrutmen di sekolah kedinasan rencanaakan di mulai pada minggu kedua Mei 2024. Kemudian, untuk proses rekrutmen CASN 2024, Azwar mengatakan bahwa akan dimulai pada Juni atau Juli 2024 dan semua tahapan paling lambat Desember 2024 sudah terselesaikan semua.
“Rencana seleksi CASN akan dibuka Juni atau Juli 2024 setelah instansi menerima surat keputusan Menteri PAN RB tentang penetapan kebutuhan formasi atau formasi pegawai ASN,” ujarnya.
BACA JUGA: Sri Sultan HB X Imbau Pemkab Sleman Komitmen Kurangi Kemiskinan
Ia juga menegaskan kembali bahwa seluruh proses seleksi CASN 2024 dilakukan dengan penuh transparansi dan akuntabel. Seperti contoh yang telah dilakukan yaitu penayangan skor tes di BKN bisa dilihat secara langsung dari luar gedung ujian oleh masyarakat umum dan saat masuk tes juga dilakukan face recognition untuk menghilangkan tindak kecurangan yang mungkin akan dilakukan oleh calon peserta CASN. (*)
