Yogyapos.com (SLEMAN) - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah program pemerintah yang bertujuan untuk menyediakan jaminan kesehatan yang merata bagi seluruh penduduk Indonesia. Program yang dikelola oleh BPJS Kesehatan ini merupakan salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah untuk memastikan kesejahteraan penduduk Indonesia, terutama dalam sektor kesehatan.
Seperti halnya yang dirasakan oleh salah satu peserta program JKN, Ny Partinah (74) yang kini dirawat di RSUD Prambanan setelah menjalani operasi lantaran ada benjolan di bagian leher, dirinya mengaku telah merasakan manfaat dari program JKN.
BACA JUGA: Rakyat Bersatu Singkirkan Kepala Batu, Itulah Seruan Ratusan Massa di Mimbar Demokrasi ISI Yogya
“Awalnya Ibu merasa sakit gigi lalu dibawa periksa ke Puskesmas Patuk, Gunungkidul, ternyata ada benjolan di leher,” kata Rubiem anak dari Partinah, Rabu (22/11/2023)
Lalu, ungkap Rubiem, oleh dokter di Puskesmas Patuk dirujuk ke RSUD Prambanan ke poli bedah, usai diperiksa oleh dokter bedah dan diberi obat, setelah itu dokter menyarankan untuk kontrol kembali hari Senin.
“Jadi, kami kembali lagi hari Senin ke RSUD Prambanan. Pas di rumah sakit itu kondisinya udah pecah benjolannya, lalu keluar terus cairannya. Akhirnya oleh dokter disuruh operasi,” ungkap dia.
BACA JUGA: Polres Bantul Sita 2.166 Knalpot Blombongan
Menurut dia, pelayanan yang diberikan cepat sehingga pasien tidak perlu menunggu berhari-hari bahkan berbulan-bulan untuk melakukan operasi. Setelah dokter mengatakan ibunya harus dioperasi, pada hari itu juga ibunya didaftarkan untuk menjalani operasi keesokan harinya.
“Hari Senin dokter menyuruh operasi, terus hari Selasa langsung, langsung di operasi. Gak nunggu lama-lama, langsung ditangani,”sebutnya.
BACA JUGA: Tangkis Konten Negatif, Humas Perlu Sebarkan Narasi Pemilu Damai 2024
Dia mengaku, ibunya merupakan salah satu peserta JKN yang telah terdaftar sejak dirinya masih bekerja sebagai seorang guru. Pada saat itu, namanya masih Askes yang dikelola oleh PT Askes (Persero). Kini berubah menjadi Program JKN dan sang pasien menjadi peserta JKN dengan segmen bukan pekerja.
BACA JUGA: Pencurian Bahan Sarung Tangan Golf, Dua Terdakwa Menerima Vonis 1 Tahun
“Ibu saya sudah lama pensiun, ikut program ini udah dari dulu, dari masih jadi guru. Dulu mah kalo nggak salah namanya masih Askes. Nah, itu ibu saya udah punya,” kata dia.
Meskipun ibunya berobat dengan kartu JKN, pelayanan yang diterima tidak berbeda dengan pasien lainnya, baik pasien umum maupun pasien peserta JKN pelayanannya sama. Ia menepis anggapan bahwa peserta JKN memperoleh pelayanan yang kurang baik pada fasilitas kesehatan karena selama ini pelayanan yang diberikan oleh dokter maupun tenaga kesehatan lainnya sudah baik.
BACA JUGA: Firli Bahuri Jadi Tersangka Pemerasan, Ini Kata Wakil Ketua KPK
“Enggak sih, enggak ada bedanya, menurut saya sih sama aja. Pelayanannya sangat bagus,” beber dia.
Selain itu, selama perawatan ibunya juga memperoleh fasilitas yang sesuai dengan hak kelasnya yaitu kelas 1. Ia juga tidak dibebankan dengan penambahan biaya apapun.
“Kami tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk perawatan ibunya ini, ibu saya dirawat di kelas satu, sesuai dengan haknya. Fasilitasnya pokoknya lengkap, ada TV, kulkas, kamar mandi bersih, dan pakai AC. Disini juga satu kamar isinya cuma satu orang saja,” katanya.
BACA JUGA: Pasangan 'AMIN' Nomor 1, Muhaimin Iskandar Menunjukkan Kelasnya Sebagai Cawapres dengan 'C' Kapital
Dirinya berharap kedepan, RSUD Prambanan dapat tetap memberikan pelayanan yang setara bagi seluruh pasiennya. Ia juga ingin program JKN ini terus berjalan agar semakin
banyak orang dapat merasakan manfaatnya, dia pun mengajak masyarakat yang belum terdaftar agar segera menjadi bagian dari peserta JKN sehingga dapat berkontribusi membantu masyarakat yang lainnya.
“Semoga RSUD Prambanan dapat tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang setara bagi seluruh pasiennya dan Program JKN ini selalu ada karena sangat bermanfaat untuk membantu masyarakat, terutama ibu saya. Terima kasih BPJS Kesehatan, semoga tetap jaya,”imbuhnya. (Opo)
