Yogyapos.com (SLEMAN) - Ketua PERWOSI Kabupaten Sleman Parmilah Harda Kiswaya melantik 17 Pengurus Persatuan Olahraga Wanita Indonesia (Perwosi) Kapanewon se-Kabupaten Sleman periode 2026-2030, di Gedung Serbaguna Beran, Minggu (28/6/2026).
BACA JUGA: GCP DIY Konsolidasi, Tetap Jadi Garda Terdepan Kawal Program Pemerintahan Prabowo
Pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan yang dilanjutkan penanda tanganan berita acara oleh seluruh perwakilan pengurus 17 Kapanewon se Kabupaten Sleman.
BACA JUGA: Terkait Penahanan Raudi Akmal, Ini Respon Baharuddin Kamba dari JCW
Seusai melantik, Parmilah Harda Kiswaya mengatakan, Perwosi Kabupaten Sleman mempunyai program akan menghidupkan kembali Senam Baku SKJ 2012, melalui sosialisasikan ke 17 Kapanewon. Sedangkan SKJ bukan olahraga melainkan sudah pernah populer bagi masyarakat Sleman. Senam ini menguatkan menyehatkan ibu ibu yang ada di wilayah kabupaten Sleman.
BACA JUGA: Korban Pelatihan Calon Manajer KDMP Bertambah, Gus Hilmy: Hentikan Dulu Programnya dan Investigasi
"Secara teknis akan mensosialisasikan di masing-masing kapanewon dengan mendatangi kesana. Teknisnya kita serahkan pada masing-masing Kapa newon," jelasnya.
BACA JUGA: HUT ke-58, BPJS Kesehatan Gelorakan Pola Hidup Sehat
Ia juga mengungkapkan, agar program terlaksana dan masyarakat sehat. Mengajak ibu-ibu, keluarga dan masyarakat Sleman ayo gumregah bersama untuk menjalankan SKJ agar sehat dengan semangat.

Sementara itu, Wakil Ketua Perwosi Dwi Susilowati, mengungkapkan, dengan seizin Bu Ketua mengajak program hidup sehat dengan olahraga senam. Disamping nantinya juga akan memperbaiki teknis senam yang benar-benar tertata dan berirama. Melalui sosialisasi senam baku SKJ untuk segala usia, dari usia sekolah sampai lansia biar masyarakat Sleman semakin sehat.
BACA JUGA: Pelajaran Keamanan Pangan dari Sebuah Perjalanan Wisata
"Perwosi akan melakukan pendampingan khusus di kapanewon. Tujuan masyarakat Sleman lebih sehat, dengan sehat masyarakat Sleman lebih cerdas," ujar Bupati Sleman Harda Kiswaya.
BACa JUGA: GCP DIY Konsolidasi, Tetap Jadi Garda Terdepan Kawal Program Pemerintahan Prabowo
Perwosi Sleman diharapkan betul-betul bisa mengangkat nama daerah dengan kegiatannya. Selain itu menjaga kekompakan, jangan ada one man show dalam upaya memajukannya. "Saya juga meminta Perwosi jangan berpolitik, seperti tahun kemarin, kembali ke khitohnya,” tandasnya. (Agn)
