Yogyapos.com (JAKARTA) - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan tiga skema pengaturan jalan untuk pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Di antaranya skema normal, skema padat dan skema sangat padat.
“Korlantas Polri dan jajaran beserta stekholder (menyiapkan) rekayasa lalu lintas. Dibagi skema ini ada tiga, baik itu pada skema normal, skema padat maupun skema sangat padat,” ujar Kabagops Korlantas Polri Kombes Pol Eddy Djunaedi.
BACA JUGA: Simpul-simpul Relawan Anies Baswedan-Muhaimin Gelar Festival Kentongan, Juri Embi N Noer
Lebih lanjut Eddy menjelaskan, saat skema normal Polri akan melakukan kegiatan-kegiatan pengaturan, penjagaan di strongpoint-strongpoint, titik-titik trouble spot, maupun blankspot.
BACA JUGA: Tim Supervisi Polri Berkunjung ke Polda DIY dan KPU Yogyakarta
“Pada skema normal itu sendiri kita masih dalam melakukan kegiatan-kegiatan pada pola-pola pengaturan, penjagaan di strongpoint strongpoint, titik-titik trouble trouble spot maupun blankspot ini harus kita lakukan pengelolaan lebih awal," tutur Kombes Pol Eddy Djunaedi, seperti dilansir PMJNews, Jumat (15/12/2023).
Selanjutnya, pada skema kedua yaitu skema padat, yang akan diterapkan jika arus lalu lintas mulai meningkat. Pada skema ini, Korlantas Polri akan melakukan pengalihan arus, mulai dari pembatasan kendaraan sumbu 3 dan lain sebagainya.
BACA JUGA: Bachtiar Chamsyah, Adhi Massardi dan Said Didu Bakar Semangat Ribuah Warga Menangkan 'AMIN'
"Untuk skema padat kita juga akan melakukan Bagaimana pengalihan arus mulai ada pembatasan kendaraan sumbu 3 dan lain sebagainya," terangnya.
Sementara itu, pada skema sangat padat, Kombes Pol Eddy menjelaskan bahwa akan dilakukan rekayasa buka-tutup, baik pada jalur tol maupun arah keluar dari arteri, termasuk implementasi sistem one way untuk mengatasi lonjakan volume kendaraan.
BACA JUGA: Balai Bahasa Yogyakarta Terbitkan 97 Judul Buku Cerita Anak dengan Dua Bahasa
“Adapun skema sangat padat kita untuk melakukan rekayasa buka tutup baik buka tutup yang ada jalur tol maupun arah yang keluar arteri dan termasuk juga bagaimana kita melakukan nanti sampai dengan one way,” tukasnya.
Selain menyiapkan tiga skema pengaturan jalan, Korlantas Polri juga akan menerjunkan sebanyak 129.923 personel, yang terdiri dari Polri, TNI, dan stakeholder terkait. Selain itu, Korlantas Polri juga akan mendirikan 1.748 pos pengamanan, 740 pos pelayanan, dan 212 pos terpadu di seluruh Indonesia. (*)
