KKN UAD Ajarkan Siswa SD Muhammadiyah Trisigan Olah Sampah Sistem Ecobrick

share on:
Mahasiswa KKN reguler UAD Yogyakarta periode 96 unit VI.C.1 mengajarkan cara pengolahan sampah plastik di SD Muhammadiyah Trisigan Bantul || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta periode 96 Unit VI.C.1 mengajarkan cara pengelolaan sampah plastik sistem ecobrick kepada puluhan siswa SD Muhammadiyah Trisigan di Kalurahan Murtigading Kapanewon Sanden, Jumat (16/9/2022).

Kegiatan ini digelar dalam rangka mendukung program yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Bantul yakni ‘Bantul Bersih Sampah 2025’ serta bentuk kepedulian dalam menyelesaikan  permasalahan sampah yang terjadi di wilayah DIY.

Humas KKN unit VI.C.1 Raisa Hani Azzahra menjelaskan tujuan dilaksanakan program ecobrick yakni untuk memberikan edukasi kepada anak-anak dalam hal pengelolaan sampah, terutama yang berbentuk plastik untuk dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi barang yang bernilai ekonomis serta mengurangi risiko pencemaran lingkungan.

“Di sekolah ini kami ajarkan bagaimana cara membuat ecobrick. Pembuatan ecobrick diawali dengan menyiapkan sampah plastik dan botol yang sama besar, untuk mempermudah proses belajar kepada anak-anak kami juga menyiapkan contoh produk ecobrick yang sudah jadi,” jelas wanita yang akrab disapa Eca ini kepada yogyapos.com.

Sambungnya, sebanyak 40 siswa siswi dilibatkan dalam kegiatan, mereka  berkreasi dengan bahan- bahan sampah plastik yang telah disediakan. Mahasiswa KKN menjelaskan proses pembuatan ecobrick, mulai cara mengumpulkan sampah plastik  dan persiapan  tongkat.

“Selanjutnya sampah plastik dimasukan ke dalam botol plastik lalu dipadatkan menggunakan tongkat, lalu tutup kembali botol dengan rapat dan ulangi langkah-langkah tersebut hingga tercapainya jumlah ecobrick sesuai yang diinginkan. Selama monitoring yang dilakukan, terlihat sejumlah ecobrick yang dibuat masih perlu disempurnakan maka di sini kami membantu memadatkan plastik di dalam botol,” jelasnya.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Trisigan, Fitriani Wibowo mengungkapkan rasa terima kasih dan menyatakan apresiasi kepada mahasiswa KKN UAD atas digagasnya program pengelolaaan sampah plastik yang berguna bagi para siswanya.

“Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan, mereka mendapatkan ilmu mengenai ecobrick. Kami mengucapkan terima kasih kepada dosen dan mahasiswa KKN UAD yang telah menyelenggarakan acara ini, karena ini membantu meningkatkan kreativitas para siswa siswi dan juga dapat mengurangi permasalahan sampah anorganik,” tutur Fitriani. (*/Opo)

 


share on: