Kebengisan Israel Tumbuhkan Solidaritas Warga Dunia, Indonesia Kerahkan Tiga Pesawat Kirim Bantuan

share on:
Menkes RI beserta jajaran sedang mengecek bantuan yang akan dikirm ke Palestina || YP-Kemenkes

Yogyapos.com (JAKARTA) – Tragedi kemanusiaan di Gaza akibat kebengisan tentara Israel telah membangkitkan solidaritas kemanusiaan berbagai negara. Ujud Solidaritas itu diunjukan dengan mengulurkan beragam bantuan, tak terkecuali Indonesia dilakukan oleh kelompok masyarakat maupun pemerintah.  

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan misalnya, mengirimkan bantuan sebanyak tujuh ton obat-obatan, makanan bergizi, dan hygiene kit ke rakyat Palestina.

BACA JUGA: Anies Baswedan dan Gus Muhaimin Iskandar Hadir di Haul Habib Ali Alhabsyi

Rombongan penyaluran bantuan diberangkatkan dari Bandara Halim Perdana Kusuma, dipimpin oleh Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin serta anggota kabinet lainnya, Sabtu (4/11/2023).

“Akan ada tahap kedua pengiriman bantuan berupa peralatan rumah sakit,” kata Menkes Budi.

Bantuan ini merupakan bantuan dari berbagai pihak, antara lain Kemenkes, Kementerian Pertahanan, TNI Polri, Palang Merah Indonesia (PMI), BAZNAS, Dompet Dhuafa, dan Kitabisa.

Presiden Jokowi mengatakan bantuan dikirimkan dengan menggunakan tiga pesawat dan berisi 51,5 ton bahan makanan, alat medis, selimut, tenda, dan barang-barang layak lainnya yang telah disesuaikan dengan kebutuhan.

“Untuk bantuan selanjutnya juga sedang dalam proses dipersiapkan. Bantuan ini bukan hanya dari pemerintah namun juga dari masyarakat, dari dunia usaha,” kata Presiden Jokowi.

BACA JUGA: Polda DIY Peduli, Bagikan Ratusan Paket Sembako kepada Warga

Terdapat sejumlah penyakit yang timbul akibat konflik sosial perang di Gaza seperti dehidrasi dan penyakit yang ditularkan melalui air (waterborne diseases) karena rusaknya sarana air bersih dan sanitasi, ISPA, Diare, malnutrisi, penyakit kulit, dan gangguan jiwa.

Sementara jenis penyakit di rumah sakit berupa fraktur, luka robek, trauma, asfiksia, dan luka bakar.

Sementara itu Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Pahala Mansury, menyatakan  pengiriman bantuan kemanusiaan dari Pemerintah RI untuk warga Palestina di Gaza dibagi atas dua gelombang.

“Hari ini batch (gelombang) pertama yang utamanya berasal dari masyarakat, Kemenkes dan TNI,” kata Pahala melalui keterangan tertulisnya, menjelang agenda pelepasan bantuan kemanusiaan di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Sabtu (4/11/2023).

Pengiriman bantuan gelombang pertama yang akan diterbangkan ke Gaza, berupa alat-alat kesehatan, sanitasi, makanan, kantong tidur, dan perlengkapan musim dingin seberat total 51 ton.

BACA JUGA: Firli Bahuri Rencana Diperiksa Kembali, Akankah Jadi Tersangka atau Tetap Saksi?

Bantuan kemanusiaan itu diangkut menggunakan dua pesawat C-130 Hercules bernomor ekor A-1327 dan A-1328 berasal dari Skadron Udara 31 dan Skadron Udara 32 TNI AU.

Pesawat tersebut juga membawa total 42 kru pesawat dan dua perwira menengah TNI dari Kementerian Pertahanan yang bertugas sebagai penghubung.

Selain TNI, Mabes Polri juga memberangkatkan bantuan kemanusiaan ke Gaza menggunakan satu pesawat sewa Boing 737 Garuda Indonesia.

BACA JUGA: Lurah Kasidi Tersangka Penyelewengan TKD, Kesehatannya Ngedrop Jalani Penahanan Kota

Sebanyak tiga pesawat itu diberangkatkan dari Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu pagi, dengan didampingi dua pesawat Hercules cadangan.

Bantuan kemanusiaan untuk warga di Gaza, Palestina yang disalurkan Palang Merah Indonesia || YP- PMI

Rute penerbangan dalam misi kemanusiaan menuju Gaza itu melintasi Lanud Halim Perdanakusuma (Jakarta)-Aceh-Yangon (Myanmar)-New Delhi (India)-Abu Dhabi (Uni Emirat Arab)-Jeddah (Arab Saudi)-El Arish (Mesir).

BACA JUGA: Masyarakat Antusias Ikuti Lomba Penulisan Karya Sastra Bertema Sumbu Filosofi Yogya

Bantuan gelombang kedua diperoleh melalui sumber pendanaan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

Pahala mengatakan, bantuan gelombang kedua berupa obat-obatan dan alat kesehatan.

 

“Kami harap bantuan ini akan bisa meringankan beban dari kebutuhan sehari-hari, meringankan beban masyarakat di Gaza,” katanya.

Pahala mengatakan, bantuan itu akan diserahterimakan ke Bulan Sabit Merah Mesir, kemudian disalurkan ke Gaza oleh UNRWA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East).

“Rencananya kami akan serahkan bantuan ke Bulan Sabit Merah Mesir. Kita sudah koordinasi intens dengan mereka yang dapat kewenangan dari Pemerintah Mesir,” katanya.

Dia mengatakan, Mesir negara yang berbatasan langsung dengan Gaza, sebagai satu-satunya ruang atau jalur penyaluran bantuan dan jalur perlintasan manusia via Rafah.

BACA JUGA: Menyongsong Hari Ibu 2023, Persit KCK Rem 072 Salurkan Bantuan Sembako dan Alat Bersih Tubuh

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menyatakan, sedikitnya 9.227 orang tewas, termasuk 3.826 anak-anak dan 2. 326 wanita sampai Kamis (2/11/2023). Selain itu, sejumlah 32.000 orang lainnya terluka.

Sementara itu, di wilayah pendudukan Tepi Barat, Palestina, korban tewas mencapain 139 orang,  2.100 orang terluka, serta 1.960 orang ditahan oleh Israel sampai Rabu (1/11/2023).

Seperti dilansir sejumlah sumber, Hamas-gerakan Islam dan nasionalisme Palestina --yang menentang pendudukan Zionis-- telah meluncurkan ribuan roket dari Jalur Gaza ke Israel dan melakukan serangan langsung ke beberapa lokasi di Israel, Sabtu (7/10/2023).

Hamas mengklaim, serangan dengan nama Operasi Badai Al Aqsa itu untuk mengakhiri pendudukan terakhir di bumi. Serangan itu juga disebut balasan atas tindakan provokatif Israel di situs suci Yerusalem dan terhadap warga Palestina yang ditahan.

Sementara itu, Pasukan Israel tak tinggal diam dan membalas serangan Hamas dengan melancarkan Operasi Pedang Besi. Operasi ini menargetkan infrastruktur Hamas di Jalur Gaza.

Gaza adalah wilayah Palestina yang pernah menjadi bagian dari Kekaisaran Ottoman, sebelum diduduki oleh Inggris dari 1918 hingga 1948, dan Mesir dari tahun 1948 hingga 1967. (*/Met)

 

 

 

 

 


share on: