Kaji TGM Masyarakat, Perpusnas RI Gelar Survei di Bantul

share on:
Pengunjung perputakaan mengisi kuesioner || YP-Mufti

Yogyapos.com (BANTUL) - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI menggelar survei Tingkat Gemar Membaca (TGM) masyarakat tahun 2022, salah satunya di wilayah Kabupaten Bantul. Tujuan utama survei untuk mengetahui sampai sejauh mana poin TGM di daerah dalam rangka mewujudkan budaya baca masyarakat Indonesia. Selain itu, menginventarisasi dan mengidentifikasi kondisi perpustakaan umum, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, maupun perpustakaan desa (perpusdes). 

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-lurah-canden-menumbuhkembangkan-literasi-warga-melalui-perpustakaan-6356

Surveyor Perpusnas, Vidya Andalita, saat dikonfirmasi yogyapos.com, Rabu (28/09/2022), melalui saluran WhatsApp menyampaikan, survei melibatkan 34 provinsi 102 kabupaten/kota. Pelaksanaan survei ada dua yaitu responden mengisi link kuisioner secara online, dan survei lapangan oleh surveyor. Survei lapangan dilakukan guna menunjang serta mengklarifikasi hasil survei online. Inventarisasi dan identifikasi kondisi perpustakaan umum menggunakan metode purposive random sampling

Surveyor Perpusnas RI dan Tim Perpusda Bantul di perpustakaan Kalurahan Seloharjo Pundong || YP-Mufti

“Sedangkan survei lapangan di Kabupaten Bantul sendiri telah kami laksanakan. Kami ambil sampel Perpustakaan Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong. Kami dibantu Tim Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bantul, langsung melakukan cek lokasi di sana. Perpustakaannya ada fasilitas pojok baca digital,” katanya.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-10-perpustakaan-sdsmp-di-bantul-siap-diakreditasi-2661

Vidya menjelaskan, Perpusnas juga menggelar survei serupa di Kota Yogyakarta dan Gunung Kidul. Sasaran inventarisasi dan identifikasi meliputi Perpusda bersama 3 Perpusdes. Sementara target sasaran kuisioner umum adalah masyarakat rentang usia 10-65 tahun. Target responden 100 orang, bisa dari pemustaka yang berkunjung ke perpusda dan perpusdes, masyarakat sekitar, komunitas, termasuk sekolah-sekolah.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-ada-togel-di-imogiri-tiga-pengepulnya-ditangkap-polisi-9593

“Teknis pengisian kuisioner langsung dari ponsel dan laptop milik responden, atau komputer yang disediakan perpustakaan. Responden bisa dipandu petugas pelayanan. Prosesnya sangat mudah, cepat, tinggal klik klik saja selesai. Kalau inventarisasi perpusdes, penunjukan kami serahkan kepada pihak Perpusda Bantul,” ujar perempuan yang sudah beberapa kali datang ke Bantul.

Petugas memandu pengunjung mengisi kuesioner online || YP-Mufti

Vidya menyatakan selalu mengirim update data dan cross check hasil pengisian kuisioner kepada pustakawan yang ditugaskan membantu. Perpusnas menargetkan akhir September survei selesai, baik TGM maupun inventarisasi perpustakaan.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-ida-fajar-priyanto-ma-phd-perpustakaan-menyesuaikan-gaya-generasi-milenial-1726

Salah seorang pustakawan Perpusda Kabupaten Bantul membenarkan, sekarang ini proses survei masih terus berjalan. Beberapa waktu lalu, tim survei Perpusnas memang sudah melakukan cek lokasi ke Kalurahan Seloharjo, Pundong didampingi tim Perpusda Bantul.

“Kami sering berkoordinasi dengan tim survei Perpusnas. Saling memastikan bahwa pengisian kuisioner sudah sesuai petunjuk sehingga data sukses terkirim. Begitu pula kuisioner untuk kami (perpusda) dan pengelola perpusdes. Kami berharap dapat membantu menyelesaikan survei ini tepat waktu,” ucapnya. (Mufti)


share on: