Hari Kedelapan Operasi Keselamatan Progo Tercatat 10.022 Pelanggaran

share on:
Petugas menyampaika imbauan kepada pengemudi mobil dan pemotor untuk tertib berlalu lintas || YP-Ist 

Yogyapos.com (SLEMAN) - Hasil analisa dan evaluasi (anev) Operasi Keselamatan Progo 2025 Polda DIY hingga hari ke-8, tercatat 10.022 pelanggaran.

Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan 10.022 pelanggaran tersebut meliputi 1.969 tilang dan 7.238 teguran,” katanya, Senin, (17/2/2025). 

Ihsan menjelaskan, pelaksanaan operasi tahun ini lebih mengedepankan straregi kegiatan preemtif berupa ajakan dan imbauan untuk tertib berlalu lintas. Data di tahun 2024 sebanyak 3.174 kegiatan, sedangkan pada 2025 tercatat 4.452 kegiatan. 

BACA JUGA: Periksa 315 Saksi, Kejari Belum Tetapkan Tersangka Korupsi Dana Pariwisata

“Hal ini dapat dilihat dari hasil anev bahwa kegiatan preemtif mengalami kenaikan yang paling tinggi sebanyak 1.278 kegiatan jika dibandingkan tahun sebelumnya 3.174 kegiatan menjadi 4.452 kegiatan,” jelasnya. 

Tak hanya strategi preemtif, kegiatan preventif berupa pengaturan, pengawalan, penjagaan dan patroli (turjawali) juga dilaksanakan dan mengalami kenaikan kegiatan sebanyak 538 kegiatan dari tahun 2024. 

BACA JUGA: Gadis Belia Diduga Jadi Obyek Seks Selama Setahun, LKBH Pandawa: Ini TPPO!

“Dari 15.076 kegiatan meningkat menjadi 15.624 kegiatan dengan kegiatan yang paling banyak dilakukan yakni pengaturan,” sebutnya.

Meski mengedepankan strategi preemtif maupun preventif, strategi penegakkan hukum melalui tilang tetap dilakukan khusus untuk pelanggaran berat dan berisiko menimbulkan kecelakaan, sedangkan untuk pelanggaran kecil lebih  mengutamakan kegiatan teguran 

BACA JUGA: Polisi Ringkus 15 Orang Terduga Pembobol Gudang Atakrib, Sebagian Karyawannya

“Memang masih ada penilangan khusus kepada pelanggaran dengan kriteria yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya. 

Selain itu, untuk data kecelakaan selama operasi berlangsung terdapat 111 kejadian dengan korban meninggal dunia 1 orang, luka berat 1 orang dan luka ringan sebanyak 150 orang serta kerugian material sejumlah Rp 67.073.500.

“Dibandingkan dengan tahun 2024, mengalami penurunan baik pada jumlah kejadian sebanyak 10 kejadian maupun korban yang meninggal dunia sebanyak 3 orang, termasuk juga jumlah kerugian material sejumlah Rp 6.126.500,00,” rincinya. 

BACA JUGA: Kejati Tahan Tersangka Korupsi Pengadaan Tanah YAKKAP I Kulonprogo

Pihaknya mengajak masyarakat untuk tertib dalam berlalu lintas untuk keselamatan pribadi dan juga pengendara lain. 

“Sebab kecelakaan itu terjadi umumnya karena adanya pelanggaran dari pengendara dalam berlalu lintas,” imbuhnya.

Polda DIY dan polres jajaran menggelar Operasi Keselamatan Progo 2025 selama 14 hari, mulai Senin 10 Februari 2025 hingga 23 Februari 2025. (*/Opo) 

 

 

 

 


share on: