Yogyapos.com (SLEMAN) - Dukungan atas pengembangan desa wisata religi Turgo, Purwobinagun, Pakem, Sleman semakin nyata. Tidak saja berasal dari instansi di Kabupaten Sleman dan pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi juga dari Kraton Yogyakarta. Hal ini ditandai dengan kunjungan Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi pada Sabtu (9/10/2021) sore.
Dalam peninjauan yang dilakukan Gusti Mangkubumi, turut hadir Wabup Sleman Danang Maharsa, SE beserta jajaran Kadin DIY. Rombongan ke lokasi pembangunan jalur religi menuju Puncak Bukit Turgo dimana ada makam Syekh Jumadil Qubro. Hal ini terkait dengan rencana sumbangan lampu penerangan sepanjang jalur religi.
Kunjungan dilanjutkan dengan kegiatan pemasangan tiang listrik di pinggir jalan di seberang lokasi parkir milik masyarakat Turgo. Selepas menikmati kesejukan kaki Bukit Turgo, Gusti Mangkubumi menuju spot Suropanggah untuk berdiskusi di pendopo Suropanggah tentang gambaran konsep wisata di Turgo kedepannya.
Dalam diskusi yang dipandu Lurah Purwobinangun R. Heri Suasana, diisi dengan pengenalan kelembagaan, potensi kuliner dan daya tarik minat khusus, dan gambaran kawasan. Diskusi juga dilakukan dengan pemilik lahan pribadi yang ada di sekitar situs langgar sampai jalur tangga menuju puncak bukit terkait keikhlasan pemilik lahan untuk dipakai sebagai tempat pemasangan tiang listrik.
"Saya suka bahkan pecinta teh, sudah berbagai macam dan jenis teh saya minum. Teh Turgo memiliki cita rasa berbeda. Oleh karena itu harus dilestarikan,” pesan Gusti Mangkubumi. Lebih jauh disampaikan, cita rasa tradisional yang dimiliki Turgo harus dipelihara dan dikembangkan agar bisa mendukung kegiatan pariwisata. Gusti Mangkubumi yang sangat merakyat dan akrab dengan warga masyarakat ini sangat menaruh perhatian pada pengembangan wisata Turgo.
Sementara itu, Wabup Sleman Danang Maharsa SE juga memuji kekhasan kopi Turgo yang unik dan ngangeni. Harapannya, masyarakat Turgo bangga dengan kekayaan kuliner dan mau memberdayakannya agar memiliki nilai tambah.
Hadir dalam acara itu para pendamping desa wisata Turgo, perangkat kalurahan Purwobinangun, pengurus desa wisata Turgo dan warga Turgo. (Iud)
