Dispar Sleman Jamin Keselamatan Wisatawan Libur lebaran 2024

share on:
Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid (kiri) menjelaskan kesiapan jelang libur lebaran || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman menjamin keselamatan dan keamanan wisatawan maupun karyawan di destinasi wisata, desa wisata dan usaha pariwisata selama libur lebaran 2024.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid mengatakan, jaminan keamanan dan keselamatan wisatawan salah satunya dilakukan melalui kalibrasi atau uji petik keamanan dan kelaikan perawatan terhadap wahana usaha secara berkala terutama bagi pengelola jip wisata di kawasan Kaliadem dan Tebing Breksi.

BACA JUGA: Gugatan Iroel Dikabulkan Sebagian, PT Nusantara Sakti Wajib Bayar Kompensasi Rp 34.420.920

“Jangan hanya karena libur lebaran wisatawan membludak, kemudian kondisi kelayakan kendaraan dan peralatan diabaikan, keamanan dan kenyamanan wisatawan menjadi prioritas utama pelayanan kita bersama,” ujarnya kepada yogyapos.com, Rabu (3/4/2024).

Upaya lain, kata Ishadi, Dispar melakukan kerjasama dan koordinasi dengan layanan kedaruratan dan keamanan terdekat, seperti Rumah Sakit, PMI, Kepolisian, BPBD Sleman demi menjamin keselamatan dan keamanan pelancong.

“Seperti di wilayah Prambanan itu rawan longsor, maka kami menyampaikan himbauan kepada beberapa pengelola wisata di Tebing Breksi, mereka harus waspada,” jelasnya.

Lebih lanjut, pada periode libur lebaran 2024 target pergerakan wisatawan, belanja lenght of stay, dan perputaran uang,  pencatatan kunjungan  dimulai dari tanggal 5 Apri hingga 15 April 2024. Pergerakan wisatawan akan didominasi oleh pengunjung dan Pulau Jawa.

Polisi Usut Motif Oknum Mahasiswa Todongkan Airsoft Gun di Masjid Suciati

“Diperkirakan selama periode tersebut akan ada 300.000 hingga 450 000 pergerakan wisatawan di destinasi pariwisata yang ada di Kabupaten Sleman,” tandasnya.

Rata-rata pembelanjaan wisatawan selama periode libur lebaran 2024 diperkirakan berkisar antara Rp1.000 000 sampai dengan Rp 2 500.000. Terdapat empat komponen belanja seperti akomodasi, makan dan minum, tiket masuk obyek dalam pembelanjaan wisatawan

Length of stay selama periode libur lebaran 2024 diperkirakan berada pada kisaran 2 hari sampai dengan 2,5 hari,” imbuhnya.

Okupansi hotel selama periode libur lebaran 2024 diperkirakan berada pada kisaran 75 persen hingga 90 persen. Mengacu pada data tersebut diatas, maka perputaran uang wisatawan diperkirakan berada pada kisaran Rp 600 miliar hingga Rp 2,8 triliun. (Opo)

 

 


share on: